Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Senin, 04 Februari 2019 / 08:10 WIB

4 Tahun TKSCI, Terus Menjaga ‘Atmosfer’ Persaudaraan

DIRINTIS awal tahun  2015  Toyota  Kijang Super Community Indonesia (TKSCI) Jogja Mataram Istimewa (Jogmatis) makin digandrungi masyarakat.  Memasuki usianya yang ke-4, TKSCI Jogja Mataram Istimewa makin banyak menampung anggotanya. Bahkan dalam 4th anniversary  yang dipusatkan di Objek Wisata Gunungmungker Desa Terong Kecamatan Dlingo Bantul dikemas dalam berbagai kegiatan. Dalam momentum itu, mengangkat tema  ‘Fun Family Holiday’. Dalam kegiatan itu juga dihadiri TKSCI Chapter Cilacap, Bekasi serta perwakilan dari Toyota Janti.

Dipilihnya Gunungmungker sebagai tempat menggelar kegiatan TKSCI Jogja Mataram Istimewa  sekaligus untuk mempromosikan objek wisata berbasis alam itu. Dikemas dengan konsep sederhana  sesuai dengan temannya, hampir semua kegiatan melibatkan keluarga besar  TKSCI Jogmatis. “Salah satu eleman terpenting dalam ulang tahun ke -4 ini adalah kekeluargaan.  Sehingga bapak, ibu dan anak-anak kami boyong ke sini,” ujar Ketua  TKSCI Jogmatis Aan Dwi didampingi Wakil Ketua TKSCI Jogmatis, Arga Sagara, Minggu (3/2/2019) ditemui disela acara.

Dijelaskan,  sejumlah kegiatan digelar  mulai mewarnai hingga pentas musik. “Ada kegiatan dengan segmen ibu-ibu, anak juga kami akomodir  dan  bapak-bapak,” jelasnya. Untuk sekarang ini anggota TKSCI Jogmatis berjumlah 100 orang. Dengan jumlah itu sejumlah kegiatan  sosial menjadi agenda utama dari komunitas ini. Sejak awal berdirinya TKSCI Jogmatis yang bersekretariat di Dongkelan ini fokus untuk sharing terkait dengan Kijang Super keluaran tahun 1986-1997 itu.

Tetapi dalam perjalanannya, TKSCI Jogmatis kerap bergerak dibidang sosial khususnya penggalangan dana kemanusiaan untuk korban bencana alam di Indonesia. “Waktu  akhir 2017 Bantul dilanda banjir, TKSCI Jogmatis  langsung bergerak menggalang dana untuk korban banjir,” jelasnya. Terakhir kegiatan serupa juga digelar untuk membantu korban tsunami selat Sunda. Namun penyalurannya lewat TKSCI di daerah lokasi bencana. Oleh karena itu dalam TKSCI sangat mengutamakan persaudaraan sesama anggota selalu terjaga.

Sementara Ketua Pengelola Objek Wisata Gunungmungker Terong Dlingo Bantul, Haryanto mengatakan luas Gunungmungker mencapai 6 hektare.  Sebagai pengelola tentu memberikan apresiasi kepada TKSCI Jogmatis sudah memilih Gunungmungker untuk menggelar kegiatan. Haryanto mengungkapkan, objek Gunungmungker punya segudang potensi untuk dinikmati selama liburan. “Kami punya lokasi outbond dan bumi perkemahan yang bisa dimanfaatkan setiap saat termasuk pesona dipuncak bukit,” ujarnya.(Roy)