Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Jumat, 01 Februari 2019 / 18:10 WIB

Gadaikan Mobil dengan BPKB Palsu, Pemuda Asal Ngaglik Ini Diringkus di Salatiga

SALATIGA, KRJOGJA.com - Har (38) warga Jalan Lempongsari Raya, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, diringkus petugas Reskrim Polres Salatiga. Ia diduga menggelapkan mobil rental dan meraup uang Rp 290 juta dari korban di showroom Ananta, Jalan Diponegoro, Salatiga. 

Kapolres Salatiga, AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan tersangka Har modusnya adalah menyewa mobil Toyota Fortuner di Yogyakarta. Selanjutnya setelah menerima STNK dari pemilk rental di Yogyakarta, ia memesan pembuatan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) melalui jaringan besar di media sosial (medsos). 

Setelah jadi BPKP palsu dikirimkan kepada tersangka. Har membawa mobil dan BPKB palsu ke showroom Ananta milik Tan Tjee Hiap alias Yape di Jalan Diponegoro, Kota Salatiga. Tersangka menggadaikan mobil dengan harga Rp 330 juta. Tetapi tersangka menerima uang Rp 290 juta dari Yape.

Pada akhir Januari 2019 lalu, showroom didatangi pemilik mobil rental dari Yogyakarta dan menemukan mobil toyota fortuner yang disewa oleh tersangka. Namun ada dua BPKB akhirnya dicek ke Kantor samsat Salatiga, dan akhirnya terbongkar BPKB yang dibawa oleh pihak showroom palsu. Kasus ini kemudian dilaporkan oleh Yape ke Polsek Sidorejo, Polres Salatiga dan dilakukan penyelidikan. Beberapa hari kemudian, tersangka Har berhasil diringkus dan kini ditahan di Polres Salatiga. 

“Tersangka menggelapkan mobil dan mebuat dokumen palsu berupa BPKB mobil Toyota Fortuner dan menerbitkan faktur sesuai dengan STNK saat menyewa mobil di Yogyakarta. Berdasarkan dokumen itulah, ia menggadaikan mobil ke showroom di Salatiga dan meraup uang Rp 290 juta. Tersangka kini ditahan dan kami masih mengembangkan penyelidikan jaringan pemalsuan BPKB tersebut. BPKB palsu tersebut dibeli dengan harga Rp 12 juta,” tandas AKBP Gatot Hendro Hartono kepada KRJOGJA.com, Jumat (01/02/2019). (Sus)