Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 01 Februari 2019 / 11:07 WIB

Harga Beras Picu Inflasi Januari 20,32 Persen

JAKARTA, KRJOGJA.com - Laju inflasi pada bulan Januari 2019 sebesar 0,32 persen. Bila dibandingkan dengan inflasi dua tahun sebelumnya yakni pada Januari tahun 2017 inflasinya mencapai 0,97 persen, sedangkan Januari tahun 2018  inflasinya mencapai 0,62 persen. 

“Berdasarkan  data diatas, maka inflasi pada bulan Januari 2019 yang paling rendah. Itu artinya merupakan modal awal yang bagus untuk catatan inflasi di tahun ini,” kata Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS) Suhariyanto, di Jakarta, Jumat (1/2).

Dikatakan, inflasi bulan Januari 2019, sebesar 0,32 persen penyebabnya adalah karena kenaikan harga ikan segar, beras dan sayuran. Sedangkan yang menghambat inflasi pada bulan Januari 2019 yakni turunnya harga cabe merah, bensin dan harga tiket kereta api. “Biasanya yang  membuat deflasi adalah harga bensin, tiket kereta api dan cabe. Tetapi di sektor transpertasi seperti tiket angkutan udara masih tinggi pada Januari 2019, yang seharusnya sudah turun,” katanya.

Dipaparkan, pada Januari 2019 terjadi inflasi sebesar 0,32 persen . Dari 82 yang dicatat BPS, sekitar 73 kota mengalami inflasi dan 9 kota mengalami deflasi.
 Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,23 persen dan terendah terjadi di Pematangsiantar sebesar 0,01 persen . Sementara deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 0,87 persen dan terendah terjadi di Merauke sebesar 0,01 persen.

Dijelaskan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,92 persen. kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,27 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,28 persen; kelompok sandang sebesar 0,47 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,27 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,24 persen. 

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,16 persen.
Adapun ingkat inflasi tahun kalender Januari 2019 sebesar 0,32 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2019 terhadap Januari 2018) sebesar 2,82 persen.

“Pada Januari tahun 2017, inflasi tahunannya mencapai 3,49 persen, dan pada Januari 2018  inflasi tahunannya mencapai 3,25 persen dan pada Januari  tahun 2019 inflasi tahunannya mencapai 2, 82 persen,” tegasnya.

Adapun, komponen inti pada Januari 2019 mengalami inflasi sebesar 0,30 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender Januari 2019 sebesar 0,30 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Januari 2019 terhadap Januari 2018) sebesar 3,06 persen. (Lmg)