Jateng Editor : Danar Widiyanto Selasa, 29 Januari 2019 / 21:31 WIB

Pemkab Sukoharjo Beri Kemudahan, Baru Lima Desa Lunas PBB

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Baru ada lima desa dari total 167 desa dan kelurahan di 12 kecamatan di Sukoharjo pada awal Januari yang sudah melunasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2019. Jumlah tersebut dianggap masih sangat sedikit dan belum sesuai harapan. Karena itu kepala desa, lurah dan camat yang belum melunasi kewajibannya diminta unutk aktif. 

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Selasa (29/1/2019) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah membuat kebijakan dengan pencetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB lebih cepat yakni Desember 2018 lalu. Selanjutnya SPPT PBB didistribusikan ke semua desa, kelurahan dan kecamatan untuk dibagikan ke para wajib pajak pawa awal Januari 2019. Proses awal tersebut diharapkan bisa dimaksimalkan oleh petugas untuk melakukan penarikan PBB kepada wajib pajak. Selain itu juga mempermudah wajib pajak dengan kasadaran sendiri segera membayarkan kewajibannya. 

Namun pada pelaksanaan sampai minggu terakhir Januari tahun 2019 ini tercatat baru ada lima desa dari total 167 desa dan kelurahan yang sudah melunasi PBB. Jumlah tersebut masih sangat rendah dan belum sesuai harapan Pemkab Sukoharjo. Sebelumnya Pemkab Sukoharjo berharap jumlah desa dan kelurahan yang segera lunas pembayaran PBB lebih besar dari sekarang. 

Lima desa yang sudah lunas pembayaran PBB yakni, Desa Gentan Kecamatan Bulu, Desa Ngasinan Kecamatan Bulu, Desa Kenokorejo Kecamatan Polokarto, Desa Genengsari Kecamatan Polokarto dan Desa Pojok Kecamatan Tawangsari. Sedangkan 162 desa dan kelurahan lainnya sama sekali belum melunasi kewajibannya membayar pajak. 

“Desa yang sudah melunasi pembayaran PBB bisa menjadi contoh baik desa dan kelurahan lainnya. Bagi desa dan kelurahan yang belum lunas maka segera lakukan penarikan pajak dan lunasi kewajiban pajak,” ujarnya. 

Bupati memberi kesempatan kepada desa dan kelurahan lainnya melakukan pelunasan dalam waktu dekat. Sebab SPPT PBB sudah dibagikan dan waktu pelunasan sangat panjang. 

“Jangan sampai menunggu jatuh tempo September nanti. Manfaatkan waktu secepatnya untuk melunasi pembayaran PBB,” lanjutnya. 

Kepala Badan Keuangan Daerah Sukoharjo RM Suseno Wijayanto mengatakan, memang benar baru ada lima desa melunasi pembayaran PBB. Masih ada banyak desa dan kelurahan lainnya yang belum melunasi pembayaran PBB. Mereka diharapkan segera melakukan penarikan kepada para wajib pajak. 

Pajak PBB sangat diharapkan oleh Pemkab Sukoharjo karena menjadi salah satu penyumbang terbesar. Data dari Pemkab Sukoharjo penerimaan terbesar pertama berasal dari pajak penerangan jalan (PPJ) sebesar Rp 81,5 miliar, pajak BPHTB Rp 76 miliar dan PBB sebesar Rp 36 miliar. Sedangkan secara keseluruhan penerimaan pajak daerah pada tahun 2018 diketahui total sebesar Rp 235,878 miliar atau naik Rp 14,9 miliar dari target Rp 221,779 miliar. (Mam)