Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 29 Januari 2019 / 15:11 WIB

Perluasan Jaminan Sosial Butuh Kolaborasi

JAKARTA, KRJOGJA.com - Berdasarkan roadmap pemerintah pada 2019 ada sekitar 90 juta pekerja yang akan diprioritaskan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan untuk mewujudkan hal itu dilakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, dari pemerintah, swasta, asosiasi, komunitas, dan sebagainya.

"Kami yakin akan mencapai roadmap itu karena kami menjalin kolaborasi dengan agregator atau pun platform online yang bisa membantu dan memudahkan percepatan layanan BPJS Ketenagakerjaan," kata Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Ilyas Lubis di Jakarta, Selasa (29/2/2019).

Ia sebelumnya telah menandatangani kerjasama dengan Cermati.com dengan tujuan agar pekerja bisa mendaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan lewat transfer bank, virtual account, dan kartu kredit. Ilyas optimis targetnya dapat tercapai setahun sebelumnya yakni 2020, melalui kerja sama ini.

"Kalau pengunjungnya lima juta per bulan, maka paling tidak 10-15 persen pengunjung yang belum menjadi peserta bisa bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan di 2019," kata Ilyas. Jadi, imbuhnya, upaya untuk tingkatkan kepesertaan, tidak mungkin BPJS sendirian, tetapi harus berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Perluasan jangkauan jaminan sosial, menurutnya, harus dilakukan karena banyak keuntungan yang didapatkan bagi peserta. Jaminan sosial bisa menanggung risiko yang ditimbulkan dari pekerjaaan jika terjadi kecelakaan kerja yang sampai menghilangkan nyawa pekerja, maka keluarga pekerja tidak terputus kesejahteraannya. (Ful)