Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 29 Januari 2019 / 14:10 WIB

Usai Tikus, Hama Keong Mengganas di Sukoharjo

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Tanaman padi petani tidak hanya diserang hama tikus saja tapi sekarang bertambah setelah muncul keong. Serangan keong terjadi disejumlah wilayah menyerang tanaman padi dari berbagai usia tanam. 

Petani asal Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo Widagdo, Selasa (29/1) mengatakan, hama paling banyak menyerang sekarang adalah tikus dan keong. Serangan kedua hama tersebut sangat mengganggu para petani dan merugikan. Karena itu petani terpaksa melakukan gerakan baik perorangan maupun bersama kelompok. Serangan sudah terjadi lebih dari satu bulan sejak Desember 2018 lalu.

Serangan hama membuat petani resah karena tikus dan keong merusak tanaman padi. Bahkan serangan tikus semakin ganas dalam beberapa hari terakhir. Tidak terkecuali keong ikut menyerang dan membuat beberapa bibit tanaman padi petani mati.

Petani sudah berupaya melakukan pemberantasan kedua jenis hama hampir setiap hari. Namun usaha tersebut masih belum maksimal mengingat banyaknya populasi hama.

“Setiap hari saya ambil keong di sawah jumlahnya banyak. Lebih banyak lagi tikus setiap hari juga hari gropyokan sendiri,” ujar Widagdo.

Dijelaskan Widagdo serangan hama keong terjadi karena faktor cuaca. Sebab setiap musim hujan dipastikan selalu muncul hama keong. Populasinya bertambah banyak karena kondisi disekitar sawah tersedia air melimpah.

“Kalau hama tikus populasinya juga banyak karena terpengaruh pola tanam padi petani tidak serentak. Jadi disatu petak sawah panen maka tikus akan pindah ke sawah lainnya,” lanjutnya. (Mam)