DIY Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 29 Januari 2019 / 11:07 WIB

Ini Pemicu Harga Beras Premium di DIY Naik

YOGYA, KRJOGJA.com - Harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta mengalami kenaikan cukup signifikan dan melebihi aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium yang ditetapkan pemerintah. Kenaikan tersebut disebabkan ketersediaan ditingkat pengecer berkurang dan tingginya permintaan.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY Yanto Apriyanto mengatakan, harga beras memang mengalami fluktuasi beberapa waktu ini baik beras medium maupun beras premium. Kali ini, fluktuasi harga beras terjadi pada beras premium yang kenaikannya hingga kisaran 5 persen. "Harga beras Rojo Lele naik dari Rp 13.500 menjadi Rp 14.200/kg yang dipicu berkurangnya ketersediaan di tingkat pengecer dan tingginya permintaan. Kenaikan harga beras
premium tersebut melebihi aturan HET beras yang ditetapkan Rp 12.800/kg untuk beras premium dan Rp 9.450/kg untuk beras medium," papar Yanto di kantornya, Senin (28/1).

Meskipun harga beras premium mengalami kenaikan di tingkat pengecer, tetapi
harga beras premium dalam kemasan 5 kg masih di bawah harga HET beras yang sesuai dengan Permendag Nomor 57 Tahun 2017. Untuk itu, pihaknya berencana mengadakan operasi pasar (OP) beras pada Februari 2019. "Kami akan terus pantau perkembangan harga beberapa bahan pokok pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta," tandasnya.

Yanto menambahkan selain beras fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas bahan pangan tetapi tidak sampai menimbulkan gejolak harga. (Ira)