Peristiwa Editor : Ivan Aditya Sabtu, 26 Januari 2019 / 18:13 WIB

Hanif Dhakiri Tegaskan Jumlah TKA Terkendali

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengklaim jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia masih terkendali. Hingga akhir tahun lalu, jumlah TKA di Indonesia mencapai 95,33 ribu orang atau naik 10 ribu TKA atau 10,9 persen dibanding 2017 sebanyak 85,97 ribu.

"Jumlah TKA di Indonesia masih sangat amat terkendali sehingga tak perlu dikhawatirkan," ujar Hanif.

Hanif membandingkan jumlah TKA yang bekerja di Singapura saat ini jumlahnya mencapai seperlima dari penduduk. Bahkan di Qatar, jumlah TKA lebih besar dari penduduknya.

Ia pun menegaskan TKA yang bekerja di Indonesia juga harus memenuhi ketentuan yang berlaku. Salah satunya, membayar pajak sebesar US$100 per orang per bulan.

Sesuai Permenaker Nomor 10 Tahun 2018, setiap TKA wajib memiliki izin tinggal dan izin kerja, memiliki pendidikan sesuai jabatan, serta sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja sesuai jabatan selama lima tahun. TKA juga diwajibkan mengalihkan keahliannya kepada TKI pendamping yang dibuktikan dengan laporan pelaksanaan pelatihan.

Ketentuan dan persyaratan tersebut, menurut dia, merupakan bentuk pengendalian pemerintah terhadap penggunaan TKA. "Intinya Indonesia tidak bebas tenaga kerja asing. Setiap TKA wajib mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelas Hanif.

Hanif menegaskan sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2003 Ketenagakerjaan, Indonesia merupakan negara terbuka yang tidak melarang keberadaan TKA. Semua TKA yang sudah memenuhi ketentuan yang telah diatur pemerintah, menurut dia, boleh masuk ke Indonesia. "Tetapi yang tidak memenuhi ketentuan atau melanggar ketentuan, pemerintah melakukan tindakan tegas melalui pengawasan dan penegakan hukum," tegas dia. (*)