Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Jumat, 25 Januari 2019 / 05:10 WIB

Hormati Keberagaman, UNS Miliki Kelenteng

SOLO, KRJOGJA.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo melengkapi tempat ibadah bagi umat Konghucu dengan membangun Kelenteng 'Sinar Kebajikan' di kampus Kentingan Solo, Kamis (24/1/2019). Kehadiran Kelenteng menguatkan obsesi UNS sebagai kampus Benteng Pancasila.

Karena sebelumnya sudah berdiri  lima tempat ibadah. Kelenteng UNS tempat ibadah umat Khonghucu ketiga di Kota Solo. “Kami tidak melihat berapa jumlah umat Khonghucu di kampus. Dalam daftar registrasi, tercatat enam mahasiswa Khonghucu, tapi kami tetap membangun," kata Prof Dr Ravik Karsidi MS, Rektor UNS.

Ia mengklaim pembangunan kelenteng di kampus satu-satunya di Indonesia dengan enam tempat ibadah. Perguruan tinggi berhak menyediakan tempat bagi mahasiswa seluruh pemeluk agama untuk beribadah. Rencananya, kelenteng dibuka untuk masyarakat umum.

Dalam pembangunan UNS menggandeng Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) dan Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Kota Solo. “Kami sudah lama ingin pembangunan kelenteng. Memang seharusnya kampus memiliki tempat ibadah selengkap ini. Karena mahasiswa tidak hanya butuh kecakapan intelektual, tapi juga diimbangi dengan kecerdasan spiritua," jelasnya.

Pembangunan kelenteng berukuran 10x10 meter diperkirakan menelan biaya Rp 700 juta. Saat ini sudah terkumpul 60 persen hasil sumbangan dari komunitas tionghoa. Prof Ravik optimis kekurangan dapat terpenuhi berkat dukungan semua pihak. 

Sementara Ketua Harian Matakin Pusat, Jousheng Budi Sunarto mengapresiasi pembangunan kelenteng di UNS. Ia sangat terkesan dengan visi kampus sebagai Benteng Pancasila. (Qom)