Jateng Editor : Agus Sigit Kamis, 24 Januari 2019 / 22:13 WIB

Pemkab Magelang Serahkan KIS Bagi penduduk Terdaftar

MAGELANG, KRJOGJA.com - Pj Sekda Kabupaten Magelang Drs Adi Waryanto menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada warga di forum sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 dan penyerahan Kartu Indonesia Sehat bagi penduduk yang didaftarkan Pemerintah Kabupaten Magelang tahun 2019 di Pendopo drh Soepardi Sawitan Magelang, Kamis (24/1/2019). Penyerahan didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti MKes dan PPS Kepala Cabang BPJS Kesehatan Magelang Agustin Erna.

Lebih lanjut dikatakan Adi Waryanto, hingga saat ini mesih menjumpai adanya kesenjangan atau disparitas dalam akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu dan disparitas dalam derajat kesehatan antar kelompok masyarakat atau antar tingkat sosial ekonomi. "Bangsa yang rakyatnya tidak sehat akan menjadi bangsa yang lemah, tidak pintar, tidak produktif dan tidak kompetitif," katanya.

Momentum di Pendopo drh Soepardi ini menjadi sangat strategis karena ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah daerah dengan komitmen yang besar untuk menyediakan jaminan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan bagi sekluruh penduduk Kabupaten Magelang. Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan program strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Bercermin dari hal tersebut, sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan dan sebagai bentuk pemenuhan kewajiban pemerintah daerah terhadap hak dasar masyarakatnya, saat ini kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Magelang tercatat 1.019.949 jiwa atau 79,17 persen dari seluruh jumlah penduduk Kabupaten Magelang 1.283.405 jiwa. Hal ini juga dibenarkan Agustin Erna saat ditemui KRJogja.com di sela-sela acara.

Lebih lanjut dikatakan Pj Sekda Kabupaten Magelang, Pemerintah Kabupaten Magelang telah melakukan integrasi program Jamkesda Kabupaten Magelang ke program JKN-KIS sejak 1 Desember 2016 lalu. Di awal integrasi, jumlah penduduk yang didaftarkan berjumlah 8.963 jiwa, dan sampai saat ini per 1 Januari 2019 telah mencapai 67.000 jiwa.

Secara bertahap Pemerintah Kabupaten Magelang akan mengintegrasikan seluruh program Jamkesda ke Program JKN-KIS sesuai dengan kemampuan APBD. Seluruh kepala desa dan perangkat desa juga diminta dalam melakukan pendataan harus benar-benar dilakukan secara benar dan akurat, sehingga masyarakat miskin dan tidan mampu dapat tercover jaminan kesehatan melalui program JKN-KIS. 
Selain itu Pemerintah Kabupaten Magelang telah menerbitkan Peraturan Bupati Magelang tentang penghasilan tetap bagi kepala desa dan perangkat desa, yang dalam peraturan tersebut telah diberikan hak kepada kepala desa dan perangkat desa untuk bisa memperoleh jaminan kesehatan. (Tha)