DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 24 Januari 2019 / 12:13 WIB

Pelebaran Jalan Selokan Mataram Terkendala Pembebasan Lahan

SLEMAN, KRJOGJA.com - Pelebaran jalan Selokan Mataram dari jembatan Gajah Wong sampai Jalan Affandi terkendala pembebasan lahan. Hal itu dikarenakan ada yang belum ketemu dengan pemilik lahan maupun belum ada kesepakatan harga.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman, Drs Kunto Riyadi MPPM menjelaskan dalam pelebaran jalan Selokan Mataram dari Jembatan Gajah Wong sampai Jalan Affandi, Pemkab Sleman mempunyai kewajiban membebaskan lahan. Sedangkan untuk pengerjaan fisik dari Pemda DIY.

"Pelebaran jalan ini masih terkendala pembebasan lahan. Ada yang sudah berhasil dibebaskan, tapi masih ada beberapa bidang lahan yang belum dibebaskan," jelas Kunto.

Dengan adanya lahan yang belum dibebaskan, maka pengerjaan pelebaran jalan Selokan Mataram jadi terhambat. Solusinya bisa menggunakan kantiliver atau sebagian selokan ditutup untuk jalan.

"Kalau menggunakan kantiliver tidak perlu membebaskan lahan yang banyak karena akan memanfaatkan sebagian selokan. Tapi solusi itu belum diperbolehkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. Coba nanti akan kami komunikasikan lagi," ujarnya.

Terpisah Kabid Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Widodo AP MT, menambahkan lahan yang belum berhasil dibebaskan ini dikarenakan belum ada kesepakatan harga maupun belum ketemu pemiliknya. Pembayaran bebasan lahan itu akan dibarengkan dengan Pemda DIY yang akan membebaskan lahan dari jembatan Gajah Wong hingga Seturan.

"Kami sudah sepakat dengan Pemda DIY, pembayarannya akan dibarengkan. Kami membebaskan yang sisi barat dari jembatan Gajah Wong, sedangkan Pemda DIY jembatan Gajah Wong hingga Seturan untuk lahan di utara Selokan Mataram," tambahnya.

Pelebaran jalan Selokan Mataram ini rencananya dari ring road barat hingga ring road timur. Namun saat ini yang baru dilebarkan baru dari jalan Magelang ke timur. "DED-nya dari ring road barat sampai timur dilebarkan. Nantinya dilakukan secara bertahap," tuturnya.

Tujuan pelebaran jalan Selokan Mataram ini untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di sepanjang ring road. Selain itu untuk menghubungkan antara kampus perguruan tinggi negeri dengan kampus perguruan tinggi swasta.

"Harapannya jalan tersebut menjadi jalan alternatif untuk memecah kepadatan arus lantas. Soalnya jalan yang ada saat ini cukup sempit. Padahal arus lalu lintas cukup padat," imbuhnya. (Sni)