Jateng Editor : Ivan Aditya Rabu, 23 Januari 2019 / 16:31 WIB

Di Purworejo Potensi DPTb Capai Ribuan Orang

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Potensi daftar pemilih tambahan (DPTb) untuk Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Purworejo jumlahnya bisa mencapai ribuan orang. Diantaranya warga yang tinggal di pondok-pondok pesantren (Ponpres). Maka KPU diingatkan untuk mengantisipasinya sejak dini agar tidak menggagu  tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

“Dari hasil pemetaan Bawaslu yang dilakukan dengan mendatangi sejumlah pesantren, potensi itu lebih dari 2.000. Kalau tidak diantisipasi bisa berdampak serius, khususnya dalam penyediaan logistik,” kata Koordinator Divisi Pengawasan Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Purworejo Anik Ratnawati SPd, Rabu (23/01/2019).

Dikatakan, dalam menjaga hak pilih, Bawaslu sudah berupaya menginstruksikan jajarannya hingga tingkat Pengawas Desa/Kelurahan. “Mereka kami minta untuk mulai melakukan pemetaan potensi DPTb. Pondok-pondok pesantren yang menjadi sasaran untuk pemetaan potensi ini. Jumlah pesantren di Purworejo cukup banyak,” tambahnya.

Dari hasil pemetaan Bawaslu lanjut Anik Ratnawati, untuk wilayah Kecamatan Loano saja potensi DPTb-nya mencapai 800 pemilih dari satu pesantren, Kecamatan Gebang 450 pemilih, Banyuurip 200 pemilih, Ngombol 250 pemilih, dan Purworejo sekiatar 500-an jiwa pemilih. “Ini belum mencakup pesantren lainnya,” jelas Anik Ratnawati.

Dikatakan pula, bahwa pemilih DPTb merupakan pemilih setempat, namun karena alasan tertentu maka akan menggunakan hak pilihnya di sekitar tempat domisili atau tempat kerja. Mereka harus mengurus form A5 pindah memilih. (Nar)