Gaya Hidup Agregasi    Kamis, 24 Januari 2019 / 02:15 WIB

6 Cara Mencegah Kanker Usus, Simak Ya..Penting!

Kabar duka kembali merundung industri hiburan Tanah Air. Minggu, 20 Januari 2019, istri Ustadz Nur Maulana, Nuraliyah Ibnu Hajar dilaporkan telah menutup usia.

Berdasarkan penuturan pria yang akrab dengan jargon "Jamaah oh Jamaah" itu, sang istri meninggal akibat kanker usus yang telah lama dideritanya.

Berdasarkan hasil penelusuran Okezone, sebetulnya ada 6 cara sederhana untuk mencegah kanker usus yang juga menjadi penyebab kematian terbesar nomor dua di Indonesia. Dilansir dari Cancer.org, Selasa (22/1/2019), berikut ulasan lengkapnya.

Skrining adalah tes yang dilakukan untuk mendeteksi kanker sebelum gejalanya semakin berkembang. Pemeriksaan kolorektal juga dinilai penting karena dapat menemukan pertumbuhan polip sekaligus menghilangkannya sebelum berubah menjadi kanker. The American Cancer Society merokemendasikan skrining dini bagi mereka yang sudah berusia 45 tahun, mengingat di usia inilah kanker usus sering diderita oleh pasien.

Menurut sejumlah penelitian, peningkatan risiko kanker usus biasanya disebabkan konsumsi daging merah yang berlebihan seperti, daging sapi, babi, atau domba. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah menerapkan diet sehat. Para ahli kesehatan menganjurkan agar seseorang mengonsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian untuk memperlancar sistem metabolisme, sekaligus mencegah berkembangya sel kanker di dalam tubuh.

Olahraga teratur


Jika Anda tidak aktif secara fisik, Anda memiliki peluang lebih besar terkena kanker usus besar dan rektum. Berolahraga secara teratur bisa membantu Anda mengurangi risiko tersebut. Namun, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui porsi olahraga yang tepat Anda lakukan.


Perhatikan berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas juga diklaim dapat meningkatkan risiko dan kematian yang disebabkan oleh kanker usus besar. Untuk mengakalinya, Anda bisa memulai pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan-makanan bergizi, meningkatkan aktivitas fisik, dan selalu mengontrol berat badan.

Berhenti merokok

Perlu diketahui bahwa perokok aktif memiliki risiko yang lebih besar terkena kanker usus besar dan rektum, dibandingkan bagi mereka yang tidak merokok sama sekali. Kandungan nikotin dan zat-zat lain yang terdapat pada rokok, dianggap dapat memicu berkembangnya sel kanker di dalam tubuh.


Batasi konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan juga sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus. The American Cancer Society menjelaskan, untuk kaum pria hanya dianjurkan meminum minuman beralkohol sebanyak 2 gelas per hari, dan 1 gelas untuk para wanita