Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 22 Januari 2019 / 14:54 WIB

Ribuan Hektare Sawah di Purworejo Terendam Banjir

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Sawah seluas kurang lebih 1.892 hektare di Kecamatan
Butuh, Grabag dan Pituruh Kabupaten Purworejo rusak akibat banjir. Sebagian besar hamparan padi hanya selamat, kurang lebih 142 hektare sawah gagal tanam.

Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pangan Peternakan dan Perikanan (DP2KP) Purworejo Eko Anang SW mengatakan, petani Kecamatan Butuh dan Grabag paling merasakan dampak akibat genangan. "Kalau di Pituruh genangan sudah surut sejak hari kedua, atau Kamis (17/01/2019), jadi tanaman padi aman. Sementara di Grabag dan Butuh, genangan bertahan lebih lama karena daerahnya rendah," ujarnya kepada KRJOGJA.com, Selasa (22/01/2019).

Menurutnya, tanaman padi berumur 2 - 4 minggu bisa bertahan hingga panen apabila tergenang tidak lebih dari empat hari. Namun apabila lebih lama, tanaman padi busuk dan petani harus menanam ulang.

Areal sawah yang tergenang lebih dari empat hari seluas kurang lebih 52 hektare di Kecamatan Butuh dan 90 hektare Grabag. "Untuk membantu, pemerintah punya bantuan benih dari Cadangan Benih Nasional (CBN), tetapi petani enggan mengambil," ungkapnya.

Petani, lanjutnya, tidak mau repot menyemai benih dan menunggu hingga 20 hari hingga tanaman siap tanam. "Mereka tidak mau menunggu lebih lama karena kondisi sekarang saja sudah mengulur waktu budidaya, akhirnya mereka berswadaya membeli benih siap tanam di pasar. Pemerintah tidak bisa bantu karena tidak ada pos bantuan biaya pembelian benih siap tanam," tuturnya. (Jas)