DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 22 Januari 2019 / 00:47 WIB

Calon Pengantin di Sleman Wajib Tanam Pohon

SLEMAN, KRJOGJA.com - Sejak tahun 2012, Gerakan Pernikahan Hijau Lestari yang dicanangkan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman berjalan dengan baik. Bahkan KUA Kecamatan Ngemplak juga menjalankan gerakan ini.

Menurut Kepala KUA Ngemplak Nurul Amri, program ini sebagai wujud kepedulian calon pengantin terhadap lingkungan terutama tentang penghijauan. Untuk mewujudkannya, maka setiap calon pengantin diminta menyediakan dan menanam bibit/pohon tanaman keras.

"Gerakan ini telah berjalan di KUA Ngemplak. Tapi karena situasi dan kondisi, calon pengantin memilih untuk membawa pohon atau bibit tanaman dan menyerahkannya ke pihak KUA agar ditanam di tempat yang membutuhkan. Barulah setelah terkumpul banyak dan kami koordinasi dengan Camat Ngemplak, maka ditentukan lokasi penanaman pohonnya," terangnya.

Adapun lokasi yang dipilih di Desa Widodomartani dan pelaksanaannya dilakukan beberapa hari lalu. Untuk pesertanya ialah calon pengantin yang mengikuti Kursus Calon Pengantin (Suscatin) sebanyak 22 orang. Sedangkan jenis tanamannya beragam, ada mangga, kelengkeng, jeruk, manggis dan bibit pohon jati.

Terpisah, Camat Ngemplak Siti Wahyu Purwaningsih berharap agar penanaman pohon ini nantinya bisa sebagai simbol kelanggengan keluarga calon pengantin, bisa terus tumbuh dan berkembang rasa cintanya sampai maut memisahkan. "Tentu dari kegiatan ini juga diharapkan jadi amal jariyah yang pahalanya akan mengalir terus ketika pohon tersebut tumbuh. Disamping itu, pohonnya sendiri kelak juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitarnya," harapnya. (Adk)