DIY Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 21 Januari 2019 / 11:58 WIB

Revitalisasi Pasar Playen dan Jimbaran Dilanjutkan

WONOSARI, KRJOGJA.com - Memasuki awal tahun 2019, pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul akan mengucurkan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar untuk revitalisasi Pasar Playen yang terletak di Desa Ngawu, Kecamatan Playen. Hal tersebut dimaksudkan agar bangunan pasar tradisional tersebut mempunyai sarana prasarana yang lebih memadai dan menjadi pasar percontohan. 

"Pemkab Gunungkidul sudah siapkan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar untuk merevitalisasi Pasar Playen tersebut,” kata Sekretaris Disperindag Gunungkidul Suryanto, Minggu (20/1). 

Anggaran yang dikucurkan sebagai kelanjutan proses pembangunan di Pasar Playen. Karena itu Disperindag Gunungkidul akan segera mengadakan lelang untuk menentukan pelaksana yang nantinya sebagai kontraktor. Pertimbangan yang dilakukan pemerintah adalah menjadikan Pasar Playen yang mengarah ke Standar Nasional Indonesia dan pasar tradisional percontohan di Gunungkidul. Hingga kini, pembangunan Pasar Playen baru mencapai sepertiga saja. "Kami targetkan pada triwulan pertama 2019 sudah ada pengerjaan fisik," jelasnya.

Selain Pasar Playen, Pemkab Gunungkidul juga akan merevitalisasi Pasar Jimbaran yang berada di daerah Tambakromo, Kecamatan Ponjong, yang rencananya juga akan dilaksanakan pada tahun ini. Pasar Ponjong juga akan dilakukan pembangunan dengan dana dari Pemerintah Pusat. Anggaran untuk merevitalisasi pasar ini nantinya direncanakan sekitar Rp 2,9 miliar yang bersumber dari Dana Anggaran
Khusus (DAK). (Bmp)