Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 20 Januari 2019 / 16:27 WIB

Puncak Musim Hujan Waspada Serangan DBD

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Masyarakat diminta untuk mewaspadai serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) sekarang karena terjadi puncak musim hujan. Cuaca sangat berpengaruh mengingat banyak genangan air bisa menjadi media sarana perkembangbiakan nyamuk. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Minggu (20/1) mengatakan, kewaspadaan DKK Sukoharjo terhadap serangan DBD terus dilakukan dengan melakukan pengawasan semua wilayah. Petugas diterjunkan langsung memantau kondisi masyarakat. 

"Titik pantau yakni dengan melihat bak penampungan air atau jentik nyamuk di rumah warga. Hal itu penting karena sebagai langkah awal mematikan perkembangbiakan nyamuk sekaligus meminimalisir terjadinya serangan DBD," kata Yuni.

Yuni menjelaskan pengawasan semakin diperketat mengingat kondisi cuaca sekarang sering turun hujan. Bahkan diperkirakan Januari ini merupakan puncak musim hujan. Kondisi tersebut menyebabkan banyak ditemukan genangan air yang bisa dipakai sebagai media atau sarana perkembangbiakan nyamuk. 

Petugas menekankan kepada warga untuk rutin membuang genangan air tersebut sebagai langkah memutus siklus nyamuk. Usaha juga dilakukan dengan membuang barang bekas yang bisa jadi sarang nyamuk. 

“Gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) terus digencarkan. Masyarakat diingatkan tentang bahaya ancaman serangan DBD sekarang saat musim hujan,” ujarnya. 

Data dari DKK Sukoharjo diketahui jumlah kasus DBD di Sukoharjo pada tahun 2016 ada sebanyak 526 penderita dan 13 orang meninggal dunia, tahun 2017 ada 115 penderita dan 2 meninggal dunia. Sedangkan terakhir pada tahun 2018 penderita DBD hanya ada 33 kasus dan tidak ada yang meninggal dunia. (Mam)