DIY Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 20 Januari 2019 / 15:56 WIB

Progo Sakti Polres Sleman Tindak Tegas Kejahatan Jalanan

SLEMAN, KRJOGJA.com - Maraknya kejahatan jalanan menjadi perhatian khusus bagi kepolisian. Polres Sleman membentuk Tim Progo Sakti untuk mencegah kriminalitas yang ada. Diharapkan dengan dibentuknya Tim Progo Sakti bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah mengatakan, Tim Progo Sakti sebelumnya dibentuk di tingkat Polda dan dirintisnya bersama Direktur Reserse Kriminal Umum. Tim Progo Sakti Polres Sleman, lanjut AKBP Rizky, dibentuk untuk mencegah dan memberantas kejahatan jalanan yang belakangan ini marak terjadi. Selain itu juga bisa menekan aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian sepeda motor (curanmor). 

"Keberadaan Tim Progo Sakti bertujuan untuk menekan curat, curas dan curanmor yang cukup tinggi terjadi di Sleman. Tim Progo Sakti di Polres Sleman terdiri dari 45 personel dari fungsi Reskrim dan Intelkam gabungan Polsek dan Polres,” terang Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah usai meresmikan Progo Sakti Polres Sleman, Jumat (18/1).

Personel yang tergabung dalam Progo Sakti diberi kewenangan untuk menindak tegas namun terukur pada pelaku kejahatanan jalanan. Menurut Kapolres, pelaku kejahatan jalanan tidak bisa ditindak hanya dengan cara lembut. Tapi juga harus ditindak dengan cara ‘keras’ untuk menimbulkan efek jera. Apalagi jika pelaku melakukan perlawanan, tentunya petugas boleh melakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang ada. 

"Anggota diberi kewenangan untuk melakukan tindakan yang terukur. Meski pelaku di bawah umur tidak serta merta langsung didamaikan, anggota Tim Progo Sakti sudah punya teknik sendiri menangani mereka,” beber Kapolres.

Kapolres menambahkan anggota Tim Progo Sakti akan rutin melakukan patroli khususnya saat malam hari. Dalam waktu dekat akan dibuat juga nomor kontak dan media sosial Tim Progo Sakti. Sehingga masyarakat bisa cepat menginformasikan segala sesuatu. ”Setelah Tim Progo Sakti terbentuk, paling
tidak pelaku akan berpikir ulang jika mau beraksi,” tandasnya. (R-2)