Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 20 Januari 2019 / 14:35 WIB

Truk Pengangkut Sampah Perlu Peremajaan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Armada truk pengangkut sampah perlu dilakukan penambahan dan peremajaan guna mengimbangi kebutuhan pengangkutan sampah buangan masyarakat. Usaha sudah dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo untuk mengurangi volume buangan dengan melibatkan pemerintah desa dan kelurahan mengajak masyarakat melakukan gerakan pengelolaan pemanfaatan sampah. 

Plt Kepala DLH Sukoharjo Agus Suprapto, Minggu (20/1) mengatakan, total ada sekitar 25 armada truk pengangkut sampah yang dimiliki DLH Sukoharjo. Satu unit diantaranya merupakan truk baru hasil pemberian Pemkab Sukoharjo sekitar tahun 2017/2018. Sedangkan 24 truk sisanya merupakan armada lama yang sebagian besar kondisinya sudah tua. 

Jumlah 25 armada truk pengangkut sampah dinilai DLH Sukoharjo masih cukup jauh dari ideal. Sebab kebutuhan rata rata daerah bisa di atas 30 truk. Meski kurang namun keberadaan kendaraan yang ada sekarang tetap dimaksimalkan. 

“Kalau dibilang kurang memang DLH Sukoharjo masih kekurangan armada khususnya truk pengangkut sampah. Tapi titik tekan kami tidak hanya menambah tapi bisa melakukan peremajaan armada. Truk yang ada sekarang tetap kami maksimalkan,” ujarnya. 

Peremajaan yang dimaksud Agus yakni dengan mengganti truk pengangkut sampah tua dengan baru. Dengan penggantian tersebut maka diharapkan pengangkutan sampah hasil buangan masyarakat menjadi maksimal. 

“Bisa kita tetap mempertahankan angka 25 truk tanpa harus menambah lebih banyak. Tapi perlu mengganti truk tua dengan baru atau meremajakan. Sebab sistem truk sampah sekarang lebih modern tidak perlu banyak tenaga manusia dan cukup satu atau dua orang saja truk bisa mengangkut kontainer yang sudah penuh sampah,” lanjutnya. 

Sistem kontainer sekarang sedang menjadi pilihan masyarakat dalam menempatkan tempat pembuangan sampah. Sebab dianggap praktis dan tidak memerlukan banyak tempat. Kontainer sampah bisa diadalan sendiri maupun melakukan perjanjian kerjasama dengan DLH Sukoharjo. 

“Misal di kantor pemerintahan di Pemkab Sukoharjo ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) menggunakan kontainer sebagai tempat pembuangan sampah. Begitu penuh maka bisa langsung diangkut menggunakan truk DLH,” lanjutnya. (Mam)