Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 20 Januari 2019 / 11:08 WIB

Sempat Kabur, Dua Penikmat sabu Dikecrek

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Dua tersangka pemakai sabu-sabu ditangkap saat mengambil barang haram itu di tempat sepi di Dukuh Dawan, Rt 02/Rw I Desa Gaum, Tasikmadu. Mereka sempat kabur lantaran dikejar polisi. 

Kasat Narkoba Polres Karanganyar, AKP Muhammad Kariri mengatakan gerak-gerik keduanya telah diintai selama sepekan. Mereka adalah warga Dukuh Jambangan Rt 03/Rw III Desa Pereng, Mojogedang, Supriyanto (31) dan warga Dukuh Kajen, Desa Celep, Kedawung, Sragen, Agus Wiyono (34). Pada saat melewati tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (8/1) siang, keduanya terlihat mencurigakan. 

Di jalanan sepi, mereka seakan mencari-cari sesuatu di balik tiang listrik. Beberapa kali melaju lalu berhenti di atas sepeda motornya yang dinaiki berboncengan. Polisi yang mengintai langsung bergerak mendekat saat keduanya mengambil sesuatu di semak-semak. 

"Dihentikan, tapi malah lari. Untungnya berhasil dikejar. Setelah itu, digeledah. Didapati serbuk sabu yang terbungkus dua plastik klip dalam balutan uang kertas Rp 2 ribu. Beratnya 0,32 gram dan 0,28 gram," katanya kepada KR, Minggu (20/1). 

Selain barang bukti itu, polisi mengamankan sebuah ponsel nokia warna hitam dan sepeda motor Honda Vario nopol AD 3723 BME. Kariri mengatakan, keduanya diduga pemakai sabu-sabu. Itu dibuktikan hasil positif pemeriksaan urine. Kedua tersangka mengaku membeli barang haram itu Rp 700 ribu-Rp 800 ribu per paket. Mereka berencana mengonsumsi bersama di kamar hotel. Meski demikian, polisi tetap mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap keterlibatannya dalam jaringan peredaran sabu-sabu. "Siapa pemasoknya, akan kita telusuri. Sejauh ini, dua tersangka berstatus pemakai," katanya. 

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar. (Lim)