Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 20 Januari 2019 / 10:54 WIB

Imlek Solo Berkolaborasi dengan Haul Gus Dur

SOLO, KRJOGJA.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2570/2019 di Solo, berkolaborasi dengan haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dijadwalkan berlangsung di Beteng Vasternburg. Saat berlangsung perayaan Cap Go Meh yang merupakan penutup seluruh rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, digelar pula dialog kebangsaan dengan pembicara dari kalangan keluarga Gus Dur.

Ketua Panitia Bersama Imlek 2019, Sumartono Hadinoto menjelaskan konsekuensi dari kolaborasi itu, rangkaian pelaksanaan Cap Go Meh yang seharusnya dilangsungkan 19 Februari sesuai perhitungan penanggalan China, dimundurkan hingga 20-23 Februari. Sedangkan agenda Haul Gus Dur yang akan dihadiri sekitar 10 ribu santri, dilangsungkan di kawasan Beteng Vasternburg pada 23 Februari.

Kendati pelaksanaan dimundurkan, tambah Sumartono, namun ritual Cap Go Meh di kalangan penganut Kong Hu chu, tetap dilangsungkan pada 19 Februari. "Jadi agenda yang dimundurkan sebatas perayaan, sedangkan ritual peribadatan mengikuti jadwal sebagaimana perhitungan penanggalan China," jelasnya sembari menyebut, sejauh ini panitia Imlek maupun Haul Gus Dur tengah mematangkan rangkaian acara, terutama terkait dialog kebangsaan yang akan digelar pada 22 Februari.

Rangkaian acara Tahun Baru Imlek di Solo, memang dilangsungkan selama satu bulan penuh, diawali dengan ritual Pao Un atau semacam ruwatan dalam tradisi budaya Jawa pada Minggu (20/1) dan akan berakhir pada 23 Februari mendatang. Berbagai acara yang disuguhkan, diantaranya pemasangan 5 ribu lampion di kawasan Koridor Sudirman dan Pasar Gedhe, Grebeg Sudiro, Imlek Festival, kirab barongsai dan liong. (Hut)