DIY Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 20 Januari 2019 / 10:24 WIB

April 2019, Underpass JJLS Dirampungkan


YOGYA, KRJOGJA.com - Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian RI Wahyu Utomo dalam gathering media Sabtu (19/1/2019) malam menambahkan pekerjaan underpass JJLS sendiri ditarget hingga April 2019 meliputi interface 1 akses barat, interface akses gedung terminal, dan interface 3 akses timur. 

Selain underpass, secara paralel Pemerintah juga menyiapkan beberapa infrastruktur pendukung lain seperti Kereta Api Bandara rute Yogyakarta-NYIA, mobile tower Airnav, ketersediaan air dan listrik. 

Keberadaan NYIA dikatakan Wahyu juga akan berdampak pada Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Pemerintah menurut dia akan terus memantau perkembangan peningkatan SDM agar nantinya masyarakat lokal mendapat prioritas dalam berbagai segi di Bandara NYIA. 

“Untuk itu Pemerintah pun konsisten mengembangkan proses link and match kebutuhan industri dan kualitas SDM melalui pilot project revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) di sekitar Bandara NYIA, yakni BLK Kulon Progo. Adanya BLK Kulon Progo diharapkan mampu mempermudah proses alih profesi masyarakat yang sebelumnya menjadi petani dan petambak di wilayah yang sudah digunakan untuk pembangunan infrastruktur, untuk menjadi tenaga kerja yang lebih high-skill oriented agar dapat meningkat kesejahteraan mereka secara ekonomi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Proyek New Yogyakarta International Airport (NYIA) dinilai berjalan sesuai target yang dicanangkan. Akan memulai operasional pada April 2019, NYIA ditargetkan rampung sepenuhnya Desember 2019 dan dapat beroperasi maksimal Januari 2020. 

Menko Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan kapasitas NYIA nantinya mencapai 14 juta penumpang pertahun yang mana jumlah tersebut 8 kali lipat dibandingkan dengan Bandara Internasional Adisutjipto. Tak hanya itu, panjang runway pesawat di NYIA ini akan mampu melayani hingga jenis pesawat komersil terbesar di dunia sekalipun, seperti Airbus A-380 ataupun Boeing 747 dan 777. 
(Fxh)