DIY Editor : Ivan Aditya Minggu, 20 Januari 2019 / 07:57 WIB

Masih Banyak Orang Kaya Mengaku Miskin

YOGYA, KRJOGJA.com - Keberadaan program penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diharapkan bisa menjadi salah satu cara efektif untuk menekan angka kemiskinan. Walaupun dalam pelaksanaannya terkadang tidak mudah, karena mengalami beberapa kendala. Salah satunya berkaitan dengan pendataan, karena masih ada orang yang sebenarnya mampu tapi mengaku miskin.

”Problematika data kemiskinan sebenarnya bukan dari pemerintah tapi dari bawah. Karena data dari Kementerian Sosial turun melalui verifikasi yang dilakukan secara musyawarah desa atau kelurahan (Muskel/Musdes). Tapi saat dilakukan verifikasi di level bawah, kadang kelurahan, RT/RW tidak tega untuk mengeksekusi (mencoret). Untuk itu peran masyarakat dalam proses verifikasi data sangat penting,” kata Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi.

Untung mengatakan, selama ini pemerintah maupun stakeholders terkait terus berupaya agar kendala dalam penyaluran BPNT bisa diatasi. Adapun bentuknya melalui berbagai cara termasuk dengan cara mengintensifkan sosialisasi dan pendampingan. Tindakan itu dilakukan dengan harapan penyaluran BPNT benar-benar tepat sasaran dan bisa menekan tingginya angka kemiskinan.

"Setiap ada perubahan atau informasi terbaru selalu kami sosialisasikan. Adapun untuk pendampingan tidak sekadar melakukan pendataan tapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat,” ungkap Untung.

Sementara itu Asisten Deputi Kompensasi Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Herbin Manihuruk menambahkan, pengentasan dan penanggulangan kemiskinan tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah tapi lintas sektor. Keberadaan BPNT yang selama ini sudah disalurkan ke masyarakat dinilai cukup efektif dalam menekan angka kemiskinan.

Hal itu bisa dilihat dari angka kemiskinan dari data Susenas dimana pada Maret sebesar 9,82 turun menjadi 9,66 pada September 2018. Adanya penurunan itu menjadi bukti kalau penyaluran BPNT tepat sasaran dan diserahkan pada mereka yang benar-benar tepat. (Ria)