DIY Editor : Ivan Aditya Minggu, 20 Januari 2019 / 08:55 WIB

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarta Dilanjutkan

YOGYA, KRJOGJA.com - Nasib pembangunan pelabuhan Tanjung Adikarta yang sudah cukup lama terhenti, akhirnya mulai menemukan kejelasan kelanjutannya. Pembangunan fisik pelabuhan Tanjung Adikarta bakal dilanjutkan kembali pada 2020 dengan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan ditargetkan beroperasi pada 2021 mendatang.

Pelaksana Harian Unit Manajemen Tim Pelaksana Percepatan Pembangunan Program Prioritas (TP5) DIY Rani Sjamsinarsi mengakui, pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarta belum memungkinkan dilakukan tahun ini. Namun pihaknya sudah diundang Pemerintah Pusat. Salah satu proyek pembangunan infrastruktur di DIY tersebut akan ditawarkan dan dipastikan untuk masuk dalam daftar rencana proyek infrastruktur melalui Public Private Partnership (PPP) Book Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) 2019.

”Kita masih menunggu pembangunan pelabuhan Tanjung Adikarta bisa masuk PPP Book Bappenas 2019, dilanjutkan prosesnya dengan skema KPBU. Jadi kelanjutan pembangunan pelabuhan baru di DIY yang ada di Kulonprogo tersebut dimungkinkan baru tahun 2020 mendatang,” kata Rani.

Rani menjelaskan, skema KPBU tersebut mempunyai tiga tahapan yaitu perencanaan, penyiapan dan transaksi. Sedangkan pelabuhan Tanjung Adikarta sendiri sudah selesai tahapan perencanaan dan memasuki tahapan penyiapan sekarang ini. Tahap penyiapan tersebut didalamnya meliputi pre market sounding apabila diperlukan dan, penyusunan dokumen. Setelahnya baru memasuki tahapan transaksi hingga kontrak pada 2020.

”Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, harus memikirkan pemeliharaannya supaya kondisi pelabuhan Tanjung Adikarta tidak semakin merosot. Pelabuhan Tanjung Adikarta ini masih banyak ‘PR’-nya dan termasuk proyek yang perlu banyak perhatian karena belum tercapai fungsinya,” imbuh mantan Plt Sekda DIY dan mantan Kepala Dinas PUPESDM DIY tersebut.

Senada, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Bayu Mukti Sasongka menyampaikan, kelanjutan pembangunan pelabuhan Tanjung Adikarta memang menunggu masuk dalam PPP Book Bappenas 2019 karena akan digarap kembali dengan skema KPBU. Kajian pembangunan Tanjung Adikarta akan dimulai pada 2019 ini sehingga pembangunan fisiknya baru dimungkinkan pada 2020 dan ditargetkan bisa beroperasional pada 2021.

”Kajian pembangunan Tanjung Adikarta ini akan dilakukan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PPI) yang mencakup seluruh bangunan pelabuhan. Hasil kajian berupa desain baru termasuk didalamnya estimasi biaya yang dibutuhkan baru akan ditawarkan kepada pihak swasta dengan skema KPBU untuk menggarap proyek tersebut,” imbuhnya. (Ira)