DIY Editor : Ivan Aditya Minggu, 20 Januari 2019 / 07:15 WIB

Tidak Penuhi Persyaratan, Tiga Kasus Pemilu Tak Diproses

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul menangani tiga kasus pemilu. Satu merupakan temuan, dua yang lain laporan dari masyarakat.

Satu temuan, dalam hal ini kasus politik uang dan pelibatan oknum perangkat desa (perdes) di wilayah Kecamatan Ponjong, tetapi setelah dilakukan telaah dan kajian tidak cukup alat bukti. Sedangkan dua lainnya, berupa laporan dari masyarakat. Satu dari wilayah Kecamatan Semin, terkait penghilangan alat peraga (APK) dan dari Kecamatan Karangmojo terkait perusakan atribut kampanye.

“Untuk laporan dari wilayah Kecamatan Semin tidak bisa ditindaklanjuti karena laporannya dicabut,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul Is Sumarsono SH.

Untuk laporan penghilangan APK di Semin tidak dapat diteruskan, karena pelapor membatalkan laporan. Sementara untuk yang di wilayah Kecamatan Karangmojo terkait perusakan atribut kampanye tidak masuk dalam regulasi pelanggaran, karena yang diatur perusakan alat peraga kampanye (APK) bukan atribut.

Sebagaimana diketahui, di Karangmojo ada laporan oknum perangkat yang merusak atribut kampanye yang di pasang di kursi. “Satu temuan dan dua laporan ini tidak dapat diproses selanjutnya karena tidak memenuhi persyaratan, termasuk tidak cukup alat bukti untuk sebuah tindak pidana,” tambahnya.

Is Sumarsono SH sudah merencanakan penertiban alat peraga kampanye yang pemasangannya tidak sesuai dengan ketentuan antara lain APK yang di pasang bukan di zona pemasangan. Seperti APK yang di pasang di pohon-pohon atau fasilitas umum. (Ewi)