DIY Editor : Ivan Aditya Minggu, 20 Januari 2019 / 01:13 WIB

Produktivitas Perikanan di Bantul Hanya Capai 80 Persen

BANTUL, KRJOGJA.com - Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul mengaku produktivitas perikanan tak sesuai target. Produktivitas budidaya perikanan serta perikanan tangkap hanya mampu mencapai 80 persen dari target yang diharapkan. Faktor ini terjadi karena Pemkab Bantul terlalu mematok target tinggi.

Kepala DPPKP Kabupaten Bantul, Ir Pulung Haryadi MSi menuturkan dengan program budidaya ikan di lahan pekarangan, pihaknya optimis produksi akan tinggi. Namun ternyata budidaya perikanan di lahan pekarangan tidak sesuai harapan.

Dari target produktivitas perikanan baik tangkap ataupun budidaya sebesar 12.912.000 ton, hanya mampu dicapai 84 persennya yakni sekitar 10.847.000 ton. Dari sekian ini sektor perikanan tangkap menyumbang sebanyak 885.000 ton.

"Untuk produktivitas tangkap memang saat ini kurang bagus akibat gelombang tinggi. Sementara faktor mengapa produktivitas perikanan budidaya juga masih kurang, karena sulit menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa budidaya perikanan merupakan sektor yang menjanjikan. Mereka khawatir dan takut berspekulasi misal nanti merugi karena penyakit ikan, banjir dan sebagainya," urai Pulung.

Padahal budidaya ikan seperti lele, gurami, nila dan sebagainya merupakan sektor yang menjanjikan. Pasalnya kebutuhan akan ikan budidaya ini sangat tinggi meski demikian dari Kabupaten Bantul sendiri masih belum cukup memenuhi kebutuhan secara besar. Maka dari itu harga ikan jenis ini masih bersaing tinggi. (Aje)