DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 19 Januari 2019 / 20:34 WIB

Jadwal UNBK SMK/SMA Berdekatan dengan Pilpres

YOGYA, KRJOGJA.com - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA/SMK/MAyang sudah semakin dekat menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan sekolah. Apalagi pelaksanaan UNBK khususnya jenjang SMK/SMA/MA dalam tahun ajaran 2018/2019 kali ini berdekatan dengan momentum pesta demokrasi (Pilpres) 2019. Meski sebagai pemilih pemula siswa memiliki kewajiban untuk menyukseskan pesta demokrasi, tapi sekolah harus bisa mengkondisikan agar siswa tetap fokus mempersiapkan UNBK.

”Sesuai dengan jadwal yang sudah ada pelaksanaan UNBK untuk jenjang SMK akan dilaksanakan pada 25 Maret sampai 28 Maret 2019. Adapun untuk jenjang SMA/ MA akan dilaksanakan pada 1,2,4 dan 8 April 2019. Sementara untuk SMP/MTs diadakan pada 22 sampai 25 April 2019. Meski pelaksanaan UNBK khususnya jenjang SMK dan SMA/MA berdekatan dengan Pilpres siswa saya minta tetap fokus belajar,” kata Kabid Perencanaan dan Standarisasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya.

Didik mengungkapkan, kesuksesan pelaksanaan UNBK tidak hanya menjadi tanggung jawab dari Disdikpora DIY, tapi butuh sinergitas dari guru, sekolah dan orangtua. Oleh karena itu, Disdikpora DIY berharap agar sekolah, guru dan orangtua selalu memberikan pendampingan.

Pendampingan tersebut tidak hanya berkaitan dengan materi yang diujikan dalam UNBK, namun juga psikologi anak. Dengan begitu diharapkan siswa benar-benar siap dalam mengerjakan soal UNBK yang diujikan.

"Sebagai Kota Pendidikan, selain kualitas lulusan, kejujuran siswa DIY dalam mengerjakan soal UNBK selalu menjadi contoh bagi daerah lain. Saya berharap ke depan semua itu, bisa terus dipertahankan. Oleh karena itu saya minta kepada sekolah dan orangtua agar bisa mengkondisikan siswa dalam menghadapi UNBK. Salah satu caranya dengan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif,” papar Didik.

Sementara itu Waka Sarpras SMPN 6 Yogya Wijanarka Bayu Margana menyatakan, pihaknya sudah siap dalam pelaksanaan UNBK mendatang. Meski masih meminjam belasan laptop dari para siswa. Namun hal ini tidak menjadi kendala yang berarti.

Menurut Bayu, dalam pelaksanaan UNBK mendatang, pihaknya meminjam 15 unit laptop milik siswa. Sedangkan komputer yang dimiliki sekolah sebanyak 110 unit. ”Peserta ujian ada 225 siswa dan ujian akan diadakan dalam dua sesi. Sejauh ini, para siswa tidak ada keberatan jika ujian mendatang ada yang pakai laptop dan komputer,” terang Bayu.

Untuk menunjang pelaksanaan UNBK, SMPN 6 Yogya juga bekerjasama dengan pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) dan mendapatkan pinjaman komputer sebanyak 12 unit. Disinggung soal adanya kendala teknis seperti pemadaman arus listrik, Bayu mengaku, pihaknya akan menyewa genset untuk mengantisipasi hal tersebut.

Meski sudah beberapa kali melaksanakan UNBK, proktor dan teknisi diharapkan siap menghadapi kendala teknis yang mungkin terjadi saat UNBK berlangsung. Selain itu SMPN 6 Yogya juga akan bekerja sama dengan SMKN 3 Yogya dengan menyediakan satu teknisi dalam UNBK mendatang.

”Jumlah proktor danteknisi masing-masing ada 3 orang. Dan server komputer ada 3 ditambah1 server cadangan,” tandas Bayu. (Ria/R-2)