Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 18 Januari 2019 / 22:50 WIB

Tebing Longsor di Purbasari, Dua Rumah Warga 'Kritis'

PURBALINGGA, KRjogja.com – Dua rumah masing-masing milik Muhrodi dan Dakim di Dusun Sigupit, Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu terancam roboh akibat tebing dibawahnya longsor, Jumat (18/1/2019) petang. Tebing setinggi sekitar 10 meter itu longsor dan menutup badan jalan setelah diguyur hujan deras yang turun sejak siang. Hingga Jumat petang, hujan masih mengguyur kawasan itu.

“Kondisi kedua rumah itu cukup kritis. Jarak pondasi kedua rumah itu tinggal 0,5 meter dari tebing yang longsor. Penghuni kedua rumah jumlahnya sepuluh jiwa dan semuanya sudah diungsikan ke tempat aman,” tutur Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Purbalingga, Muhsoni, Jumat (18/1/2019) malam.

Akibat tertimbun tanah longsor, akses jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Karangjambu dan Kecamatan Karangreja sempat terputus. Puluhan warga dibantu aparat Polsek dan Koramil setempat bergotongroyong menyingkirkan timbunan tanah dari badan jalan. Menjelang maghrib, jalan itu sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 dan 4.

Bencana yang sama juga mengakibatkan gedung sekolah mengalami kerusakan, tidak jauh dari lokasi tanah longsor yang mengancam rumah warga. Pondasi dan tembok keliling gedung SMPN 1 Karangjambu sepanjang 15 meter dengan tinggi 4.5 meter roboh. Di bagian lain, tembok keliling setinggi 3,5 meter dan pintu masuk belakang juga roboh.

“Tidak ada korban jiwa. Jumlah kerugian masih dalam penghitungan,” ujar Muhsoni.

Penjaga sekolah itu, Kamsi (55) menyebutkan, sejak siang wilayah itu diguyur hujan yang sangat deras. Kamsi sekitar pukul 16.30 Kamsi mendengar suara bergemuruh. Dengan menggunakan jas hujan, ia memeriksa asal suara itu.

“Ternyata pondasi dan tembok keliling roboh di bagian utara dan selatan,” ujarnya.   (Rus)