Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 18 Januari 2019 / 16:36 WIB

Polres Sukoharjo Tangkap Dua Pelaku Curas

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Dua orang pelaku penjambretan handphone atau pencurian dengan kekerasan (curas) berhasil ditangkap anggota Polres Sukoharjo. Kedua pelaku tidak saling terkait dan melakukan aksinya ditempat berbeda.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifeld Constantien Baba, Jumat (18/1) mengatakan, aksi kedua pelaku dilakukan pada Sabtu (5/1) di tempat berbeda yakni depan Rumah Makan Lembah Manah di wilayah Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo Kota dan di jalan raya di wilayah Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari. Semua pelaku berhasil ditangkap dan ditahan untuk mempertahankan perbuatannya.

Untuk kasus curas pertama dilakukan pelaku dengan melakukan aksi penjambretan handphone merek Samsung Galaxy JS Pro di depan rumah makan Lembah Manah, Joho, Sukoharjo Kota. Petugas yang menerima laporan kejadian tersebut langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya mengarah ke pelaku Sugiyono alias Icuk, (46). Hal itu sesuai dengan ciri ciri yang diterima petugas dari saksi dan korban.

Pelaku ditangkap di rumahnya di wilayah Desa Kepuh, Kecamatan Nguter. Saat dilakukan penangkapan pelaku tidak bisa berkutik karena lengkap dengan barang bukti. 

Barang bukti tersebut berupa handphone milik korban yang di bawa pelaku berupa Samsung Galaxy JS Pro. Petugas juga menyita sepeda motor yang digunakan pelaku untuk menjambret, yakni Honda Vario AD 3668 TO.

Untuk kasus penjambretan di Toriyo, Bendosari juga berdasarkan laporan masyarakat atas kejadian penjambretan sebuah HP Vivo Y53. Setelah diselidiki, petugas berhasil mengidentifikasi pelakunya, yakni Roy Fathan Saputro (22). Pelaku ditangkap di rumahnya Dukuh Ngemplak RT 01/03, Desa Sugihan, Bendosari. Saat ditangkap, petugas menyita sepeda motor yang digunakan untuk menjambret Honda Vario AD 3240 IT dan handphone hasil kejahatan Vivo Y53.

Pelaku semua sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Sukoharjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat Pasal 365 dan 362 KUHP tentang curas. "Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara," ujarnya. (Mam)