Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 18 Januari 2019 / 14:34 WIB

Empat Rumah Warga di Gebog Kudus Terkena Longsor

KUDUS, KRJOGJA.com - Empat rumah warga di Dukuh Klundrak dan Dukuh Kambangan Genting Desa Menawan Kecamatan Gebog Kudus terkena longsor, Kamis (20/1). Longsoran tebing setinggi sekitar 10 meter di Dukuh Klundrak tidak sampai merusak rumah, tetapi hanya memakan halam temoat tinggal warga. Di Dukuh Klundrak, terdapat dua titik longsor selebar 8 meter dan 10 meter persis di depan rumah Mardiyah, Ngasrin dan Lasmini.

Sedang di Dukuh Kambangan Genting, tebing longsor nyaris menimpa rumah Qoiri. Tidak ada korban jiwa, namun tanah longsor menyebabkan akses jalan sekitar tertutup material tanah. Evakuasi material longsoran langsung dilakukan warga sekitar, serta relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) BPBD setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penagggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, longsor terjadi akibat tingginya intensitas dan curah hujan yang terjadi sepanjang hari Rabu dan Kamis, menyebabkan tanah menjadi gemburv dan labil. “Tebing yang longsor kami tutup plastik,” ujarnya.

Potensi bencana lain yang harus diwaspadi adalah banjir, akibat menumpuknya sampah di  sungai hingga membuat aliran air tidak lancar dan menyebabkan terjadinya limpasan. Seperti terlihat di sekitar jembatan tiga Sungai Piji di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kudus, tumpukan sampah sepanjang sekitar 80 meter menutup badan sungai selebar 16 meter.

Tumpukan sampah dibersihkan tim relawan BPBD Kudus, menggunakan tenaga manual dibantu alat berat. Berdasar pantauan, kepedulian warga untuk terlibat gotong royong masih kurang.  Sampah yang dibersihkan berupa potongan batang dan ranting bambu, pohon pisang, dedaunan dan plastik, serta sampah rumah tangga lainnya.

Pembersihan sampah dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, bersama Asisten II Setda Kudus Ali Rifai dan Camat Mejobo Kudus Harso Widodo. Menurut Ali, kebersihan lingkungan sungai menjadi tanggungjawab bersama untuk merawatnya. “Kami minta warga ikut aktif terlibat pembersihan sungai untuk mencegah terjadinya bencana banjir,” pintanya.—(Trq)--