DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 18 Januari 2019 / 10:40 WIB

Relawan Demokrasi Segera Ikuti Seleksi Akhir

BANTUL, KRJOGJA.com - Sebanyak 119 warga Bantul yang mendaftarkan diri menjadi relawan demokrasi akan mengikuti seleksi terakhir untuk menjaring menjadi 55 orang. Dari 11 segmen basis relawan demokrasi, segmen netizen atau segmen warga internet paling sepi peminat. Dari 119 pendaftar tersebut hanya ada satu relawan demokrasi yang tertarik mendaftar pada segmen netizen.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bantul, Musnif Istiqomah menuturkan berdasarkan data, 11 segmen basis relawan demokrasi dengan pendafee terbanyak yakni segmen pemilih pemula yakni 35 orang, segmen relasi kewilayahan 27 orang, segmen pemlilih pemuda 12 orang, segmen perempuan 10 orang, segmen keagamaan 9 orang, segmen komunitas 6 orang, segmen disabilitas 5 orang, segmen berkebutuhan khusus 4 orang dan segmen marginal 2 orang.

"Sementara segmen yang paling sepi peminat adalah segmen warga internet alias netizen yang hanya 1 orang. Sepinya pendaftar segmen netizen dimungkinkan karena aturan dari KPU Pusat mengharuskan ketentuan pendaftar harus memiliki follower lebih dari 2.000," jelas Musnif.

Musnif menambahkan, pasca dibuka pendaftaran Relawan Demokrasi sela.a enam hari sejak 10 hingga 15 Januari lalu, KPU Bantul menetapkan 119 calon relawan demokrasi yang mengikuti seleksi wawancara pada Rabu (16/01/2019) kemarin. "Jika dilihat dari persebaran di 17 kecamatan, 119 calon relawan demokrasi ini sudah merata dari seluruh kecamatan. Proses tahapan seleksi selanjutnya yakni seleksi wawancara," urainya.

Adapun materi dalam wawancara di antaranya berkaitan dengan pemahaman tentang permasalahan demokrasi dan kepemiluan. Dari 119 calon relawan demokrasi ini nantinya akan dipilih 55 orang relawan demokrasi yang akan mengampu 11 segmen basis pemilih.

"Selain itu para calon relawan ini juga diminta menyampaikan program atau kegiatan yang akan dilaksanakan apabila mereka terpilih sebagai relawan demokrasi di KPU Bantul," jelasnya.

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho menyampaikan bahwa 55 relawan demokrasi yang terpilih segera akan mengikuti pembekalan dengan materi antara lain demokrasi, pemilu dan partisipasi, pemahaman tentang teknis penyelenggaraan pemilu, dan kode etik relawan. Didik menambahkan relawan demokrasi yang terbentuk di Bantul ini mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan partispasi pemilih dalam Pemilu 2019.

Adapun KPU Bantul dalam pemilu serentak ini menargetkan tingkat partisipasi sebesar 82 persen sesuai dengan rencana strategis KPU Bantul 2015-2019. "Selain peningkatan partisipasi pemilih, relawan demokrasi juga memiliki misi dan berperan dalam meningkatkan kualitas pemilih dalam Pemilu. Relawan demokrasi diharapkan membawa pesan bahwa Pemilu 2019 anti politik uang, anti politik Suku Ras dan Agama (SARA), anti HOAX dan anti golput,” jelasnya. (Aje)