Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Kamis, 17 Januari 2019 / 11:31 WIB

PADA UPACARA HUT KE-42 SMAN 1 DEPOK

Unik, Bregada Jadi Pengibar Bendera Merah Putih

SLEMAN, KRJOGJA.com - Ada yang unik dan berbeda pada penyelengaraan HUT ke-42 SMAN 1 Depok Sleman. Pasalnya, upacara HUT yang biasanya digelar dengan biasa saja, kali ini siswa, guru dan karyawan mengenakan pakaian adat Jawa. Lebih menarik lagi, petugas upacara memakai pakaian bregada termasuk petugas pengibar benderanya.

Ternyata, upacara Kamis (17/01/2019) ini bertepatan dengan hari Kamis Pahing yang mana seluruh aparatur sipil negara (ASN) termasuk pelajar di lingkup Pemda DIY wajib mengenakan pakaian adat Jawa.

"Kebetulan, HUT ke-42 SMAN 1 Depok harinya Kamis Pahing. Karenanya, momentum ini kami gunakan untuk membumikan pendidikan berbasis budaya di SMAN 1 Depok. Kebetulan pula penyelenggaraan upacara HUT SMAN 1 Depok dengan pakaian adat Jawa juga baru pertama kali digelar. Rencana kedepan akan kali buat seperti ini lagi," terang Kepala SMAN 1 Depok Drs Subagyo.

Diharapkan, dengan pendidikan berbasis budaya ini nantinya budaya Jawa tidak akan punah. Tak heran jika sekolah tersebut pada mata pelajaran Bahasa Jawa juga selalu diajarkan tentang tradisi Jawa seperti praktik tedak siten, panggih manten dan lain-lain. Sedangkan bagi siswa sendiri, khususnya dengan mengenakan pakaian adat Jawa bisa lebih santun, sopan hingga terbawa ke lingkungan tempat tinggalnya. Ini jadi bagian pendidikan karakter siswa.

Sementara Ketua Panitia HUT ke-42 SMAN 1 Depok yang juga Waka Kesiswaan, Eko Yuliyanto SPd menambahkan, acara dilanjutkan dengan sarasehan bersama mantan guru, karyawan dan kepala sekolah. Tujuannya untuk silaturahmi dan menghormati mereka atas kontribusi di sekolah kala itu. Acara lain ialah lomba-lomba antar kelas seperti olahraga, joget budaya dan mural bertema budaya. Adapula jalan sehat dan senam yang digelar, Jumat (18/01/2019). (Adk)