Jateng Editor : Ivan Aditya Rabu, 16 Januari 2019 / 14:45 WIB

Banjir Kepung Kebumen

KEBUMEN, KRJOGJA.com - Hujan deras mengguyur Kabupaten Kebumen sejak Selasa (15/01/2019) petang sekitar pukul 18.00 WIB. Akibatnya, puluhan desa di 12 kecamatan dilanda banjir, sedangkan musibah tanah longsor melanda sejumlah desa di Kecamatan Alian, Sadang, Karanganyar, Sruweng dan Sempor.

Hingga Rabu (16/01/2019) sore pukul 14.30 hujan deras masih terus mengguyur Kebumen. Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, selain air sungai meluap akibat volumenya yang berlebihan, sejumlah tanggul sungai jebol akibat tak kuat menahan gempuran arus yang kuat.

Dampaknya, kawasan pemukiman, jalan raya, kebun dan areal pesawahan di sekitar sungai sungai itu tergenang setinggi 30 cm hingga 60 cm. "Tanggul jebol diantaranya di Sungai Karanganyar Desa Wanareja Kecamatan Karanganyar, arus sungai menghantam 7 rumah hingga rusak berat. Juga, di Sungai Kemit di Desa Caruban Kecamatan Adimulyo, Sungai Jatinegara Desa Jogomulyo Kecamatan Buayan, Sungai Kethek di Desa Arjosari Kecamatan Adimulyo," ujar Tri Widodo, petugas operasional dan prasarana DPUPR Kebumen.

Banjir akibat luapan Sungai Karanganyar, Kemit, Abang dan Kethek selain menggenangi ruas-ruas jalan kabupaten di Adimulyo, Klirong, Petanahan, Kebumen, Alian, juga ruas jalan nasional di Kecamatan Kebumen, Pejagoan, Sruweng, Karanganyar dan Gombong setinggi 30 cm. "Akibatnya, lalu lintas di ruas jalan nasional Desa Kemit, Candi Kecamatan Karanganyar serta Purwodeso Kecamatan Sruweng, sempat macet sepanjang 2 kilometer pada pagi dan siang hari," ujar Tri Widodo.

Luapan banjir juga menggenangi sejumlah sekolah, diantaranya Pondok Pesantren Al Kahfi Desa Sumberadi dan MIN 1 Desa Gemeksekti Kecamatan Kebumen, yang mengganggu aktifitas belajar mengajar. Adapun tanah longsor terjadi di 8 desa Kecamatan Sempor, Karanganyar, Alian, Ayah, Sadang dan Sruweng. Tak ada korban jiwa, namun sedikitnya 15 rumah rusak sedang dan berat tertimpa longsoran. (Dwi)