Jateng Editor : Danar Widiyanto Selasa, 15 Januari 2019 / 18:10 WIB

Perlu Bantuan, Tiga Anak di Kudus Menderita Hydrocephalus

KUDUS, KRJOGJA.com - Tiga anak warga Desa Honggosoco Kecamatan Jekulo Kudus, masing - masing Ulil Albab (4,5 tahun), Fitriani (4) dan Zaki 'Selamet' Firjatullah (12), menderita penyakit hydrocephalus. Pembesaran kepala dialami dua balita sejak lahir, dan seorang anak lainnya mulai menderita sejak bayi usia empat bulan. Lantaran penyakit itu pula, pertumbuhan ketiga anak menjadi tidak normal.

Dua penderita hydrocephalus, Ulil Albab dan Zaki- keduanya tinggal di Dukuh Gerbongan Desa Honggosoco, Selasa (15/1/2019) kemarin mendapat kunjungan dan bantuan dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kudus yang dipimpin Rina Budhy Ariani (istri Bupati Kudus) dan Wakil Ketua Mawar Anggraeni (istri Wakil Bupati Kudus)

Berikutnya, TP PKK Kudus berencana menjenguk Fitriani di Dukuh Sumur Bandung Desa Honggosoco. Kunjungan TP PKK bersama instansi terkait, disambut Camat Jekulo Kudus, Dwi Yusie Sasepti. “Mereka butuh perhatian, dan kami akan meminta Bupati Kudus melakukan penanganan lanjutan,” ujar Rina.

Zaki terlihat lucu dan cerdas saat berkomunikasi dengan Ketua TP PKK. Zaki menderita hydrocephalus saat usia empat bulan. Dia kini lebih banyak diasuh kakek-neneknya Legiman (61) dan Kusrini (59) setelah ibunya Alpiah meninggal empat puluh hari setelah melahirkan anak kembar, Fina dan Fani Damayanti yang kini berusia 5 tahun. Ayahnya Siswanto (30) bekerja di luar kota.

“Anaknya cerdas dan lucu, mampu mengenali lingkungannya dengan baik,” katanya.

Menurut kakek Legiman, Zaki lahir dalam kondisi normal. Penyakit hydrocephalus  muncul berawal dari benjolan kecil di kepala, dan terus membesar.

Camat Jekulo Dwi Yusie Sasepti mengatakan, ketiga anak penderita hydrocephalus asal Desa Honggosoco itu telah diikutkan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). keluarga penderita hydrochepalus juga mendapatkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sebesar Rp 500 ribu per triwulan, serta Program Keluarga Harapan (PKH).(Trq)