Ekonomi Agregasi    Senin, 14 Januari 2019 / 23:34 WIB

Pajak E-Commerce Ditetapkan, Pelaku Usaha Pindah Jualan ke Medsos

JAKARTA, KRJOGJSA.com - Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) menilai pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan nomor 210/PMK.10/2018 dapat membuat pelaku usaha beralih jualan lewat media sosial. Padahal, pelaku usaha digital yang sudah ada sekarang sudah memenuhi segala persyaratan usaha yang ditetapkan pemerintah.

Ketua Umum idEA Ignantius Untung mengatakan, pelaku e-commerce pada dasarnya mengeluh dengan adanya aturan ini karena industrinya masih muda dan pemerintah masih belajar mengenai e-commerce.

“Semua platform e-commerce sudah mengeluh terhadap perlindungan konsumen. Yang kami khawatirkan ketika ada platform tidak diciptakan untuk bertransaksi dan malah dipakai untuk transaksi lalu entry barrier-nya rendah lalu para pelaku UKM merketplace malah pindah ke media sosial,” tuturnya, di di Centennial Tower, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Menurutnya, jika nantinya banyak pelaku e-commerce yang sebagain besar Usaha Kecil dan Menengah berjualan di media sosial akan banyak kekurangan, utamanya soal perlindungan konsumen.

Data IdEA menunjukkan bahwa presentase yang berjualan di sosial media sebanyak 95% dan hanya 19% yang sudah menggunakan platform marketplace. “Di media sosial tidak diatur. Artinya itu sama saja membunuh usaha kecil yang 19% ini,” ujarnya. (*)