Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Minggu, 13 Januari 2019 / 19:50 WIB

Tim Gabungan Kasus Novel Dibentuk, Begini Harapan KPK

JAKARTA, KRJOGJA.com – Tim Gabungan yang terdiri atas kepolisian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tokoh masyarakat, pakar DNA, dan sejumlah pihak telah dibentuk. Tim ini dibentuk untuk mengungkap kasus penyerangan kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Melalui juru bicaranya Febri Diansyah, menanggapi atas terbentuknya tim tersebut, KPK memiliki harapan agar pelaku dapat segera ditemukan.

“KPK berharap tim tersebut bisa berujung pada ditemukannya pelaku penyerangan Novel. Menemukan penyerang Novel Baswedan yang sudah lebih dari 600 hari tersebut tentu saja kami berharap pengungkapan dan berbagai upaya terus dilakukan,” ungkapnya dalam keterangan, Sabtu (12/1/2019) malam.

Dia juga menyebut pimpinan KPK juga sudah menugaskan sejumlah pegawai, baik dari unsur penindakan, pengawas internal, atau dari biro hukum.

“Penugasan mereka akan dilakukan berdasarkan penugasan pimpinan KPK. Dan nanti tentu akan berkoordinasi dengan tim yang dibentuk oleh Polri,” ujar Febri.

“Ketika ada tim yang dibentuk dengan unsur yang lebih kuat dan lebih luas, meskipun pasti akan kita dengar juga kritik dan saran terhadap tim ini, KPK berharap tim tersebut bisa berujung pada ditemukannya pelaku penyerangan Novel,” jelasnya.

Selain itu, mantan aktivis ICW ini menuturkan rekomendasi dari Komnas HAM terkait tindakan pasal obstruction of justice atau merintangi penyidikan tengah ditelusuri lebih lanjut oleh pihaknya.

“Tentu saja tidak bisa langsung dilakukan misalnya diterbitkan sprindik obstruction of justice. Tapi harus melihat pemenuhan pasal pasal obstruction of justice tersebut apakah memungkinkan diterapkan. Faktanya seperti apa, tentu ditelusuri lebih lanjut,” tukasnya.(*)