Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 13 Januari 2019 / 17:13 WIB

RSUPA Boyolali Miliki Instalasi Bedah Terpadu

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Rumah Sakit Umum Pandan Arang (RSUPA) Boyolali kini memiliki fasilitas Instalasi Bedah Sentral (IBS) terpadu untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan tindakan operasi medis. 

Gedung IBS terpadu yang diresmikan oleh Bupati Boyolali, Seno Samodro, Sabtu (12/1) kemarin tersebut dibangun menggunakan DAK Prioritas Daerah sebesar Rp12 Miliar tersebut terbagi dalam dua paket pengerjaan, dengan paket pembangunan fisik sebesar Rp9 miliar dan sisanya untuk pengadaan fasilitas penunjang. 

Direktur RSUPA, Siti Nur Rokhmah Hidayati menjelaskan, pengadaan fasilitas iBS terpadu yang memiliki tujuh unit ruang operasi tersebut merupakan upaya peningkatan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya untuk tindakan operasi medis. Dengan berbagai kelengkapan fasilitas tersebut, ke depan diharapkan RSUPA bisa menjadi rumah sakit rujukan untuk penanganan medis. 

"Akan lebih bisa melayani permintaan tentang layanan operasi khususnya untuk masyarakat Boyolali," ujarnya. 
Peningkatan fasilitas tersebut diperlukan, sebab jumlah kunjungan dan tindakan operasi di RSUPA meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2018 lalu, jumlah pasien yang dilayani RSUPA mencapai 30 ribu pasien, dengan tindakan operasi medis di instalasi bedah RSUPA sebanyak 11,6 persen. Pasien yang berobat pun tak hanya berasal dari Boyolali saja, namun juga daerah lain seperti Salatiga, Klaten, Semarang, Sragen, hingga Purwodadi. 

Sementara Bupati Boyolali, Seno Samodro, mengapresiasi peningkatan fasilitas bedah tersebut. Sebab dalam dunia medis, diperlukan berbagai terobosan baru, baik dalam teknis medis serta fasilitasnya, agar pelayanan kesehatan bisa maksimal. 

"Dengan fasilitas IBS ini, tentu saja saya berharap pelayanan kesehatan di sini, khususnya untuk warga Boyolali, bisa makin meningkat," (Gal)