Peristiwa Editor : Ivan Aditya Sabtu, 12 Januari 2019 / 15:56 WIB

Penutupan Pemerintahan Amerika ‘Pecahkan Rekor'

AMERIKA, KRJOGJA.com - Penutupan pemerintahan Amerika Serikat sudah memasuki hari ke-22, pada Sabtu (12/01/2019). Ini adalah rekor terbaru penutupan terlama pemerintah AS. Penutupan parsial pemerintah ini menjadi rekor terpanjang di AS dan menyalip rekor penutupan 21 hari pada 1995-1996 di bawah pemerintahan Bill Clinton.

Penutupan pemerintahan ini menyebabkan 800 ribu pegawai federal tak digaji. Pekerja seperti agen FBI, pengontrol lalu lintas udara, dan staf museum pun tidak digaji sampai Jumat (11/01/2019).

Hal ini terjadi karena adanya ketidaksepakatan antara Presiden AS Donald Trump dengan partai Demokrat tentang pembangunan tembok perbatasan Meksiko yang membutuhkan uang banyak.

Sebelumnya, pada Jumat pagi, Trump menyatakan menyatakan belum akan menetapkan status darurat nasional atas penutupan pemerintahan AS untuk sementara waktu. "Saya tidak akan melakukannya secepat ini," katanya.

Trump menggambarkan deklarasi darurat sebagai jalan keluar yang mudah. Dia juga mengatakan bahwa Kongres harus bertanggungjawab dengan menyetujui US$5,7 miliar.

"Jika mereka tidak bisa melakukannya, saya akan mendeklarasikan keadaan darurat nasional. Saya punya hak mutlak."

Sampai saat ini, Trump mengungkapkan beberapa kali bahwa dia sudah semakin dekat untuk mengambil keputusan kontroversial. (*)