DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 12 Januari 2019 / 11:38 WIB

10.399 Siswa Bantul Siap Ikuti UNBK

BANTUL, KRJOGJA.com - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK dimajukan. Pada tahun lalu, UNBK dilaksanakan pada pertengahan April, tahun ini dimajukan menjadi akhir Maret. Sementara itu, 10.399 siswa di Bantul dinyatakan siap mengikuti UNBK.

Kepala Balai Dinas Pendidikan Menengah (Dikmen) Bantul Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY Drs Suhirman MPd, menuturkan pelaksanaan UNBK tingkat SMK berlangsung sejak 25 hingga 28 Maret 2019. Sementara SMA/MA sederajat berlangsung sejak pada 1,2,4 dan 8 April 2019.

"Informasi majunya jadwal UNBK dari pusat sudah kami terima sejak 28 November 2018 lalu. Kami juga sudah mempersiapkan siswa siap menjalani UNBK dengan melaksanakan try out. Try out efektif dilakukan lima kali yakni satu kali dari pusat, satu kali dari provinsi dan tiga kali dari Bantul," jelas Herman.

Pelaksanaan try out SMA/SMK sejak 14 Januari hingga 13 Februari 2019. Berdasarkan data peserta UN SMK total sebanyak 5.758 siswa. Untuk siswa SMK tidak ada siswa disabilitas peserta UN. Jumlah SMA di Bantul sebanyak 36 sekolah dan SMK sebanyak 49 sekolah.

Sementara tingkat SMAsejumlah 4.641 siswa yang terdiri dari IPA2.809 siswa, IPS sebanyak 1.805 siswa, jurusan Bahasa ada 27 siswa. Untuk siswa disabilitas peserta UN tahun ini ada tiga yakni Nur Fahrudin dari SMA Muhammadiyah 1 Bantul (tuna rungu), Aditya Bima dari SMAN 1 Dlingo (tuna rungu) dan Eric dari SMA Tumbuh (low visions). Sedangkan dua sekolah yang menggabung ke SMAN 1 Sewon yakni SMA Patria (2 siswa) dan SMA Tumbuh (3 siswa).

"UN memang tidak sebagai penentu kelulusan, namun nilainya dapat menjadi indikator kompetensi siswa yang dapat digunakan masuk perguruan tinggi. Maka dari itu siswa harus benar-benar mempersiapkan UNBK. Selain itu ada pula perguruan tinggi yang mensyaratkan nilai minimal UN untuk dapat masuk ke jurusan tertentu," tambahnya. (Aje)