Peristiwa Editor : Agus Sigit Jumat, 11 Januari 2019 / 20:15 WIB

Soal Tindakan Asusila, Jajaran Dewas BPJS TK Dukung Proses Hukum

JAKARTA, KRJOGJA.com - Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) Guntur Witjaksono mengatakan bahwa sampai saat ini RA yang diduga menjadi korban tindakan asusila oleh anggota Dewas BPJS TK belum diberhentikan dari pekerjaannya meski masa skorsnya sudah habis, tapi yang bersangkutan masih belum masuk kerja. 

"Jadi, dia masih dipekerjakan orang skorsnya sudah habis. Namun, RA belum masuk. Dan kita tahu dirilah karena dia sedang dalam berkasus," kata Guntur dalam jumpa pers di Jakarta, Junat (11/1/2019).

Terkait hal ini juga, lanjutnya, pendamping RA menyurati Dewas mengenai yang bersangkutan belum masuk. "Ya sudah," tutur Guntur dengan menyebutkan, dia tetap masih pegawai dan gajinya dibayan terus.

Seperti diberitakan, RA sebelumnya melaporkan SAB, mantan atasannya yang juga anggota Dewa BPJS TK ke polisi atas tuduhan tindakan asusila. Atas lapran itu,  SAB jugu melaporkan balik dengan laporan pencemaran nama baik. Dalam menghadapi kasus ini, SAB telah menyatakan mengundurkan diri sebagai anggota Dewas BPJS TK agar bisa fokus ke penanganan masalah INI.

Sehubungan hal itu, Guntur mendukung langkah dan proses hukum terhadap kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. ”Kami mendukung pihak berwenang untuk terus melanjutkan proses penyidikan agar kebenaran yang sesungguhnya dapat segera terungkap," tegasnya.

Pada kesempatan ini Guntur juga membantah bahwa jajaran Dewan Pengawas BPJS TK melindungi anggotanya yang diduga melakukan kekerasan seksual. Tentu, tudingan yang dialamatkan pada jajaran Dewas itu adalah tidak benar. (Ful)