Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 11 Januari 2019 / 17:12 WIB

Wanita Haid di Nepal Dianggap Bawa Sial

NEPAL, KRJOGJA.com - Dalam beberapa tradisi, menstruasi dianggap sebagai hal yang tabu dan kotor. Nepal adalah salah satu negara yang punya tradisi untuk mengasingkan perempuan yang tengah datang bulan.

Tradisi ini dikenal dengan nama Chhaupadi. Dalam tradisi ini, perempuan yang tengah datang bulan atau menstruasi dilarang untuk menyentuh makanan, lambang atau simbol agama, hewan ternak, dan pria selama masa menstruasi. Tak cuma itu, mereka juga harus tidur jauh dari orang lain.

Praktik ini terkait dengan agama Hindu, di mana mereka beranggapan bahwa perempuan menjadi 'tak tersentuh' selama menstruasi dan setelah melahirkan. Mereka dilarang juga untuk berinteraksi dengan komunitas mereka.

Mengutip berbagai sumber, perempuan yang sedang menstruasi juga dilarang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan keluarga yang normal. Mereka dianggap sedang dalam masa 'tidak murni' dam juga membawa sial.

Oleh karena itu, mereka pun diasingkan ke sebuah kandang ternak, gubug darurat selama periode menstruasi. Di Nepal, praktik pengucilan kuno ini sudah dilarang pada 2005. Namun masih diberlakukan di beberapa bagian Nepal, khususnya daerah barat yang terpencil dan konservatif. (*)