Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 11 Januari 2019 / 10:54 WIB

Napak Tilas Laksamana Cheng Ho, Dubes RRT Nikmati Jajan Pasar

SEMARANG, KRJOGJA.com - Dubes Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian berdiskusi dan menjelaskan perkembangan  kasus muslim Uighur di Provinsi Xinjiang dengan sejumlah ulama dan tokoh perguruan tinggi, di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kamis (10/1/2019).

Para rektor juga hadir dan menjajaki kerja sama beasiswa pendidikan di Tiongkok, antara lain Rektor Udinus Prof Dr Edi Noersasongko M.Kom, delegasi Unnes, Unwahas, UIN Walisongo, dan Universitas Semarang (USM).

Hadir pula Ketum DMI Jateng Drs H Achmad, Ketua PWNU Jateng Drs H Muzammil, dan Rais Syuriyah PCNU Kota Semarang KH Hanief Ismail Lc. Sejumlah pengusaha, Sapto Hidajat dan Budi Kurniawan.

Asisten I Heru Setiadi yang mewakili Gubernur Jateng mempersilahkan dubes dan rombongan menikmati kuliner khas Jawa Tengah yang disediakan MAJT, berupa jajan pasar ada onde-onde, klepon, wingko babat, lemper dan apem.

Kehadiran Dubes Tiongkok ke Semarang, menurut Gubernur sebagai napak tilas dari Laksamana Cheng Ho yang beberapa kali singggah di Kota Semarang dan meninggalkan jejak sejarah Kelenteng Sam Poo Kong.

Dubes Xiao Qian mengakui, kehadiran Laksamana Cheng Ho ke Semarang merupakan tonggak sejarah hubungan persahabatan Indonesia-Tiongkok. "Kami hadir ke Semarang untuk melanjutkan persahabatan itu," kata Xiao Qian.

Meski dia mengakui bukan seorang muslim namun rumahnya di Tiongkok berdekatan dengan bangunan masjid. Teman-temannya dari SD hingga SMA juga banyak dari kalangan muslim. Dukungan Pemerintah Tiongkok kepada Perjuangan Rakyat Palestina selama ini menunjukkan komitmen, tidak ada persoalan agama antara muslim dengan Tiongkok. (Isi).