DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 10 Januari 2019 / 18:54 WIB

Keberadaan NYIA, Peluang Dongkrak Ekspor DIY

YOGYA, KRJOGJA.com - Kehadiran bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di DIY yang tidak lama lagi akan beroperasional bakal menjadi peluang besar untuk mendongkrak pertumbuhan volume ekspor. Hal tersebut akan ditandai dengan meningkatnya arus pengiriman atau pengangkutan barang dengan pesawat-pesawat kargo nantinya.

"Secara riil, tidak lama lagi bandara NYIA akan difungsikan. Otomatis terbuka pula peluang untuk meningkatkan nilai ekspor dari DIY. Pintu gerbang melalui udara yang bakal dibuka ini akan mempermudah, mempercepat dan lebih efisien bagi peningkatan ekspor di daerah," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Aris Riyanta.

Dibukanya pelabuhan udara baru ini, menurut Aris, tentunya tidak hanya mengangkut penumpang semata, namun dapat dimanfaatkan pesawat-pesawat kargo dengan kapasitas besar. Sebab bandara NYIA merupakan bandara yang sangat luas sehingga mampu didarati pesawat-pesawat berbadan besar.

"Eksportir di DIY harus memanfaatkan peluang kehadiran bandara baru NYIA tersebut guna mendorong pertumbuhan kegiatan ekspornya. Seperti kita ketahui selama ini gerbang distribusi atau pengiriman barang-barang ekspor asal DIY masih mengandalkan pelabuhan di luar DIY mengingat keterbatasan pengiriman via Bandara Adisutjipto," tuturnya.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY tersebut mengatakan, dari sisi kecepatan pengiriman barang-barang ekspor asal DIY via pelabuhan udara baru tersebut akan lebih cepat. Sedangkan dari sisi biaya, akan memangkas ongkos pengiriman barang yang selama ini mengandalkan pengiriman dari Semarang terutama dari pelabuhan, sehingga kehadiran bandara NYIA membuat ekspor DIY lebih efisien.

"Untuk itu, kita butuh sinergi dan kerterpaduan dengan sektor-sektor lainnya yang secara pararel dan terus menerus harus dipersiapkan. Yang jelas prasarana adanya infrastruktur bandara tersebut menjadi peluang guna mendongkrak volume ekspor dan efektivitas serta efisien bagi ekspor di DIY," tegas Aris.

Selama awal dioperasionalkannya bandara baru ini akan lebih fokus untuk arus pengangkutan penumpang terlebih dahulu. Apabila sudah muncul kebutuhan untuk mendistribusikan barang dengan sendirinya akan diikuti dengan adanya arus pengangkutan barang seperti banyaknya pesawat kargo.

"Dibukanya bandara NYIA tidak hanya akan mengurangi kepadatan Bandara Adisutjipto dan meningkatkan penerbangan internasional untuk mengangkut penumpang semata. Manfaat lainnya bandara ini bisa menjadi peluang meningkatkan kegiatan ekspor maupun impor di DIY karena akan banyak pesawat berkapasitas besar yang bisa masuk di Bandara NYIA," imbuh Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi. (Ira)