DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 10 Januari 2019 / 00:40 WIB

Tingkat Kehadiran Anggota DPRD Sleman Menurun

SLEMAN, KRJOGJA.com - Tingkat kehadiran anggota DPRD Kabupaten Sleman selama masa sidang ketiga Tahun 2018 hanya 70 persen. Jika dibandingkan masa sidang sebelumnya mengalami penurunan. Dengan persentase itu, dampaknya akan kesulitan dalam mengambil keputusan.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Sleman, Prasetyo, menjelaskan selama 4 bulan sejak September hingga Desember 2018, tingkat kehadiran anggota dewan dalam rapat paripurna hanya 70,44 persen. Padahal pada masa sidang kedua, tingkat kehadiran sekitar 80 persen.

"Mendekati akhir tahun, kehadiran anggota dewan dalam rapat paripurna semakin menurun. Hal ini sangat memprihatinkan," ungkapnya.

Prasetyo menilai kehadiran anggota dewan sangat rendah. Dampaknya dewan akan kesulitan dalam mengambil keputusan-keputusan penting. Padahal dalam aturannya, pengambilan keputusan minimal 3/4 dari jumlah anggota dewan.

"Sementara dengan kehadiran 70 persen itu sangat riskan untuk mencapai kuorum. Kalau tidak kuorum, dewan tidak bisa mengambil keputusan," ujarnya.

Pihaknya memahami sekarang ini tahun politik dan anggota dewan disibukkan dengan kegiatannya. Meskipun demikian, pihaknya meminta anggota dewan tetap melaksanakan tugasnya.

"Sesibuk apapun anggota dewan, ya harus menjalankan tugasnya. Kami berharap para anggota dewan untuk meningkatkan kinerjanya di akhir masa jabatan," pintanya. (Sni)