DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 10 Januari 2019 / 04:14 WIB

UN SMA/SMK Digelar Sebelum Pemilu

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Jadwal Ujian Nasional (UN) SMA/SMK tahun pelajaran 2018/2019 dimajukan, sebelum pemungutan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan dilaksanakan serentak pada 17 April 2019 mendatang. Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kulonprogo, Henry Tatik Widayati bersama Kepala Seksi Pelayanan Dikmen, Siti Bahijatu Royananti di ruang kerjanya.

”Untuk pelaksanaan UN SMK dijadwalkan mulai 25 sampai 28 Maret 2019 dan UN SMA dijadwalkan mulai 1 sampai 4 April 2019. Pelaksanaan UN tahun pelajaran 2018/2019 maju lebih awal dibandingkan tahun pelajaran sebelumnya,” ujar Henry Tatik Widayati.

Siti Bahijatu Royananti mengakui jadwal UN SMA/SMK dimajukan dari jadwal pelaksanaan tahun pelajaran sebelumnya. Salah satu langkah persiapan Balai Dikmen, sedang melakukan proses pendataan nominatif sementara calon peserta UN.

Dikatakan, daftar nominatif sementara calon peserta UN SMK di Kulonprogo 3.566 siswa dan calon peserta SMA 1.524 siswa. Sementara sebanyak enam sekolah untuk pelaksanaan UN harus digabung ke sekolah lain.

”Sekolah SMAmaupun SMK diharapkan segera mempersiapkan diri bagi para peserta didik yang akan mengikuti UN. Yaitu dengan memberikan pendalaman materi terhadap pelajaran yang di-UN-kan,” tutur Siti Bahijatu.

Secara terpisah salah satu pengawas SMK Kulonprogo, Agus Priyantoro meminta penyelenggara sekolah segera menyesuaikan diri menghadapi perubahan jadwal UN SMA/SMK tahun pelajaran 2018/2019. Para guru mata pelajaran di kelas XII harus mengubah strategi pemberian materi pembelajaran agar selesai sebelum pelaksanaan UN.

”Tentu para guru pelajaran kelas XII sudah menyusun materi pembelajaran satu tahun pelajaran. Karena pelaksanaan UN dimajukan, harus mengubah strategi agar semua materi pembelajaran diajarkan ke peserta didik,” kata Agus Priyantoro.

Menurutnya, salah satu strategi yang dinilai paling tepat memperbanyak mengadakan latihan kisi-kisi soal. Pada pembahasan kisikisi soal tersebut sekaligus pendalaman materi terhadap pembelajaran materi pelajaran yang harus diselesaikan.

”Melalui cara ini para guru bisa mengetahui kemampuan penguasaan materi pembelajaran. Harus ada strategi khusus agar nilai hasil kelulusan cukup memuaskan,” tambahnya. (Ras)