Ekonomi Agregasi    Jumat, 11 Januari 2019 / 12:41 WIB

2019, Pasar Apartemen Masih Lesu

JAKARTA, KRJOGJA.com - Prospek pasar apartemen di Jakarta pada tahun 2019 dinilai masih tak bergairah. Kondisi ini didorong kelebihan pasokan unit apartemen dan iklim tahun politik.

Berdasarkan laporan Colliers International Indonesia, sepanjang tahun 2018 saja terdapat 17.524 unit apartemen baru di Jakarta, jumlah ini meningkat 116% dibanding pasokan di tahun 2017. Padahal rata-rata tingkat serapan hunian apartemen hanya 86,9% di 2018.

Senior Associate Director Research Colliers Ferry Salanto menyatakan, di 2019 pasokan apartemen diperkirakan mencapai 20.150 unit. Adapun tingkat permintaan apartemen hanya akan berkisar 85%-86%.

 

Dia menilai, permintaan apartemen masih akan stagnan di tahun ini didorong Pilpres 2019, karena orang lebih menunggu sampai pemerintahan baru terbentuk. Hal ini untuk kepastian dalam melakukan investasi.

"Risiko pemilu itu lebih terasa ke kelas menengah ke atas karena dipengaruhi persepsi kestabilan politik dan ekonomi," kata dia di Gedung World Trade Center I, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Disamping iklim politik, pasar yang stagnan juga dipengaruhi adanya potensi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia, hal ini membuat kredit perbankan juga akan mengalami kenaikan. "Juga kemungkinan pelemahan rupiah yang berlanjut akibat ketidakpastian global," katanya.

Meski demikian, kondisi tersebut dinilai tak berpengaruh untuk pembeli apartemen dilur investasi. Menurutnya, pembeli end user lebih mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan tempat tinggalnya. (*)