Jateng Editor : Ivan Aditya Rabu, 09 Januari 2019 / 20:29 WIB

Pasar Rakyat Kudus Selesai Dibangun

KUDUS, KRJOGJA.com - Pasar Rakyat di Desa Wergu Wetan Kecamatan Kota Kudus, selesai dibangun dan siap untuk menampung pedagang kelontong, daging dan sayur. Terdapat 16 kios dan 216 los disiapkan untuk prioritas pedagang yang masih berjualan di teras Pasar Baru yang berada dalam satu lingkungan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Sudiharti saat mendampingi Bupati Kudus Muhammad Tamzil dan Wakil Bupati Hartopo, meninjau Pasar Baru dan Pasar Rakyat, Rabu (09/01/2018). Menurutnya, Pasar Rakyat memiliki luas bangunan 55 x 25 meter per segi itu, merupakan pengembangan Pasar Baru Wergu Wetan.

Pasar tersebut dibangun atas biaya Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Perdagangan senilai Rp 5,697 miliar. Proyek dibangun sesuai perencanaan dari pusat, dan selesai dikerjakan 30 Desember 2018 sesuai batas akhir kontrak. “Sejumlah pedagang yang masih menempati teras jalan Pasar Baru akan kami pindah di Pasar Rakyat,” ujarnya.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil meminta para pedagang di Pasar Rakyat harus dapat menjaga tempat dasaran agar tetap higienis. Dengan begitu para pengunjung yang datang dapat lebih leluasa berbelanja dan merasa nyaman.

Pihaknya meminta kepada OPD terkait agar nasib pedagang unggas yang berada di belakang Pasar Rakyat juga dicarikan tempat yang layak. Dengan begitu, lingkungan pasar dapat terlihat bersih.

Sedang Wakil Bupati HM Hartopo menambahkan, komplek Pasar Baru cukup luas. Di beberapa area yang masih kosong nantinya akan dimanfaatkan untuk tempat parkir, sehingga dapat menampung lebih banyak pengunjung.

Kondisi Pasar Rakyat kini benar- benar siap ditempati. Perbaikan bagian kanopi belakang yang beberapa hari lalu ambruk sudah selesai diperbaiki. Kanopi sepanjang 54 meter dan lebar 2,5 meter berbahan rangka baja ringan dan atap aldiron sudah terpasang kembali dengan kondisi lebih baik dan kuat.

“Kami telah menambahkan 16 tiang penyangga dari besi CNP sepanjang 4 meter,” kata Direktur PT Yoga Jaya Perkasa, Yuli Setiawan, selaku rekanan. (Trq)