Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 09 Januari 2019 / 17:23 WIB

Henry Indraguna Sumbang Dana Kampanye Tertinggi

SOLO, KRJOGJA.com - Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Dapil V Jawa Tengah (Solo, Sukoharjo, Klaten dan Boyolali.)
dari  Partai Persatuan Indonesia (Perindo), KRAT Henry Indraguna S. H., C.L.A , C.I.L, melaporkan sumbangan dana kampanye sebesar Rp 2,09 miliar.

Sumbangan dana kampanye ini menempati rekor tertinggi di Dapil V Jawa Tengah. KRAT Henry Indraguna saat dikonfirmasi wartawan di Dapoer Rakyat Markas Pemenangan H.I (Henry Indraguna) di Jalan RM Said, Solo, Selasa (9/1/2019) tentang beredarnya rilis dari Ketua KPU, Arief Budiman tentang laporan dana kampanye parpol-parpol peserta pemilu. Perindo menjadi parpol penerima sumbangan dana kampanye  tertinggi, dibanding 16 partai politik (parpol) yakni Rp 82 miliar. Sementara caleg dengan sumbangan dana kampanye tertinggi di Dapil V Jateng adalah KRAT Henry Indraguna.

KRAT Henry Indraguna kepada KRjogja.com , Selasa (9/1/2019) membenarkan pihaknya bersikap terbuka . "Pelaporan dana kampanye yang sering disebut Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK)  ini diperlukan untuk memenuhi asas pemilu yang jujur, akuntanbel, transparan, bertanggung jawab, dan terbuka. "ujarnya.

Menjadi wakil rakyat itu, lanjut Henry, yang penting harus bisa mengayomi, mendengar, dan mencari solusi yang cepat.

Henry yang belakangan ini sering blusukan di sejumlah pasar tradisional di kawasan Solo, Sukoharjo, Klaten dan Boyolali menyerap aspirasi serta berupaya untuk mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat kecil. "Terutama bagi warga masyarakat ekonomi lemah kami berupaya untuk membantu,"paparnya.

Di Sukoharjo misalnya, warga penyandang disabilitas mendaulat Henry untuk menjadi bapak asuh bagi kaum disabilitas. Pun persatuan pedagang keliling Sukoharjo yang melihat ketulusan Henry untuk mengabdi juga memintanya untuk menjadikan pelindung bagi ratusan pedagang keliling. 

"Saya mendapat kehormatan diangkat sebagai bapak asuh, semoga saya bisa membina, membantu, dan bisa berguna bagi mereka," kata pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini.
Henry juga mendengarkan aspirasi, cerita inspirasi, keluhan, dan kebutuhan para penyandang disabilitas dan berharap bisa mencarikan solusi yang terbaik.

Henry mengaku, ini merupakan bagian dari menepati janji-janjinya untuk kerja cepat dan kerja nyata. "Saya 
memang rutin turun lapangan untuk menyapa warga di daerah pemilihan (dapil) V Jawa Tengah Solo, Sukoharjo, Klaten dan Boyolali "ujarnya. Dalam kunjungannya untuk bertemu dengan masyarakat langsung, Henry berbaur dan menyerap aspirasi mereka. Terutama bagi kalangan warga yang belum sejahtera.

Tak hanya menyapa dan mendengarkan curhatan warga, Henry juga berupaya mengedukasi masyarakat agar tidak lagi dibodohi dengan adanya politik uang dalam Pemilu baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemiihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres).  Henry mengungkapkan, cara-cara seperti itu harus tegas ditolak karena mereka yang kampanye saat politik uang, tidak akan kembali pada masyarakat saat telah terpilih.  (Hwa )