Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 09 Januari 2019 / 16:27 WIB

Dilarang, Branding Kampanye Angkudes Ditertibkan

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Satlantas Polres Purworejo, Satpol PP dan Damkar, serta Dinas Perhubungan (Dishub) yang tergabung dalam tim gabungan melakukan aksi pembersihan  branding atau stiker kampanye yang dipasang di angkutan  pedesan (Angkudes) di wilayah Kabupaten Purworejo. Aksi ini sekaligus sebagai tindaklanjut setelah batas akhir toleransi terlewati. 

"Sebelumnya kami memberikan toleransi waktu bagi operator angkutan untuk menertibkan sendiri. Tapi karena tidak diindahkan, terpaksa kami turun lapangan,” kata Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq, Rabu (9/1). 

Penertiban branding Angkudes ini diawali dengan menyisir armada Angkudes di Terminal Kongsi, pangkalan Angkudes jalur Purworejo-Kaligesing di belakangan Pasar Baledono. “Di tempat ini kami  mencopot paksa branding stiker calon DPRD kabupaten sebanyak lima buah,” tambahnya.

Dari tempat ini tim kembali ke Terminal Kongsi dan mendapati satu armada jurusan Purworejo-Kutoarjo. Stiket branding itu akhirnya dicopot paksa.

Selain itu, tim menyisir wilayah perkotaan di tempat pangkalan angkutan umum. Seperti di depan RS Panti Waluyo, RSIA Aisiyah, RS Amanah Umat, juga RSUD Tjitrowardojo Purworejo. "Kami dapat informasi katanya ada juga yang dipasang di armada taxi, sehingga kami melakukan validasi,” tegasnya.

Penyisiran juga dilakukan di jalur Purworejo-Kutoarjo. Di sepanjang perjalanan tim menghentikan tiga Angkudes  jalur (A) Purworejo-Kutoarjo dan mencopot paksa stiker branding yang terpasang di kaca bagian belakang. “Di terminal Kutoarjo, kami mendapati sekitar sembilan Angkudes yang terpasang gambar pasangan Capres. Stiker branding itu juga langsung dicopot,” katanya.(Nar)