Ragam Editor : Agus Sigit Rabu, 09 Januari 2019 / 15:46 WIB

Hiii..Ada yang Masak Air di Dapur, Siapa Dia?

PAGI sebelum subuh, Neni (nama samaran) sudah bangun. Gadis kecil yatim itu belum lama ikut Tantenya. Rutinintas pagi adalah memasak air buat mandi Tantenya. Dan itu dia lakukan di pagi buta.

Rumah yang ditinggali Tante itu adalah rumah dinas bangunan zaman Belanda. Bentuk rumahnya cukup besar dan masih banyak pohon pohon besar di sekitarnya. Yang membuat Neni agak takut, di belakang rumah juga ada kuburan kuno. Namun selama ini Neni tak pernah punya pikiran macam-macam.

Seperti dilansir dari Harianmerapi.com, penghuni rumah itu sendiri ada 2 keluarga. Dan dapurnya juga ada dua. Saat Neni akan merebus air, ternyata dapur sebelah sudah ada aktivitas. Dia pikir, pasti si Bibi yang juga tinggal di rumah itu sudah bangun. Karena suara di dapur sebelah sangat jelas. Neni juga melihat ada bayangan perempuan berambut panjang. Bayangan itu dipikirnya berasal dari nyala kompor.

Tapi tidak berapa lama, Neni melihat Bibi baru saja keluar dari kamarnya. Tentu saja Neni bingung.

“Bi, baru bangun apa sudah dari tadi bangunnya?” tanya Neni menyelidik.

“Bibi baru bangun kok mbak, memangnya kenapa?” kawab Bibi balik bertanya.

“Lho tadi yang nyalakan kompor dan masak air siapa Bi?”

“Ha, yang benar mbak,” kini giliran Bibi yang terkejut.

Neni dan Bibi pun menengok dapur sebelah. Dan benar, kompor masih menyala tapi tidak ada satu orang pun di sana Kecuali mereka.

Merasa penasaran, Neni berlari masuk mencari Tante. Ternyata Tante juga masih tidur, yang segera dibangunkan Neni. Dengan terbata-bata, Neni menceritakkan kejadian yang baru saja dialami.

“Ngga papa Nen, itu mungkin bayanganmu saja,” Kata Tante.

“Ngga kok nDoro, saya dan mbak Neni lihat sendiri,” kata Bibi.

Akhirnya Tante pun berterus terang, bahwa dirinya juga sering melihat ada penampakan di rumah dinas itu. Mungkin karena saking besar dan tuanya usia rumah, ditambah lagi, belakang ada makam.

“Tapi kita tidak perlu takut, kita harus percaya bahwa manusia makluk paling sempurna di antara ciptaan Tuhan,” kata Tante yang rupanya sudah terbiasa tinggal di rumah dinas tersebut. (Denya Andari)